BTN kantongi kredit baru Rp7,22 triliun dari pameran properti. (Foto: MI/Ramdani)
BTN kantongi kredit baru Rp7,22 triliun dari pameran properti. (Foto: MI/Ramdani)

Diburu Konsumen, BTN Kantongi Kredit Baru Rp7,22 Triliun

Rizkie Fauzian • 05 Agustus 2019 17:57
Jakarta: Pembangunan infrastruktur sarana transportasi di daerah penyangga Jakarta, yaitu Bogor, Tangerang, dan Bekasi membuat penjualan properti di sana menggeliat.
 
Hal ini tampak pada Pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019 yang digelar BTN. Tercatat animo masyarakat besar. Pengunjung mencapai 160.748 orang selama sepekan pameran digelar.
 
Demikian juga dengan jumlah izin prinsip Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) yang dibukukan Bank BTN melesat, mencapai Rp7,22 triliun atau lebih tinggi dibandingkan target awal Rp5 triliun.

Jumlah hunian yang terjual sebanyak 10.947 unit. Harga hunian yang paling banyak dicari berkisar antara Rp300 juta hingga Rp500 juta.
 
"Ini menunjukkan minat masyarakat masih tinggi untuk memiliki rumah. Terutama yang aksesnya mudah, dekat dengan sarana transportasi massal," kata Direktur Commercial Banking Bank BTN Oni Febriarto R, dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Agustus 2019.
Diburu Konsumen, BTN Kantongi Kredit Baru Rp7,22 Triliun
(Foto: dok. BTN)
Oni menilai, perkembangan properti akan semakin pesat ke depannya, karena masih banyak proyek transportasi massal yang dibangun pemerintah pusat maupun daerah. 
 
"Selain itu hadirnya stasiun ataupun terminal baru juga membuka akses jalan yang semakin banyak ke kantong-kantong pemukiman di wilayah Jabodetabek," ujarnya.
 
Dengan strategi promosi, Bank BTN berhasil menggiring minat pembeli rumah dari segmen KPR/KPA non subsidi, subsidi, maupun syariah. 
Adapun izin prinsip yang sudah disetujui tersebut mayoritas mengalir ke segmen KPR/KPA non subsidi mencapai Rp5,89 triliun atau setara dengan 5.986 unit hunian. 
 
Sementara izin prinsip KPR/KPA subsidi sebanyak Rp683,04 miliar atau sebanyak 4.170 unit hunian. Sedangkan Unit Usaha Syariah BTN berhasil meluluskan izin prinsip KPR/KPA untuk 791 unit hunian, atau senilai Rp647,51 miliar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA