NEWS
Industri Hijau Jadi Andalan, KEK Industropolis Batang Catat Investasi Rp23 Triliun
Rizkie Fauzian
Senin 27 Juli 2026 / 18:59
- KEK Industropolis Batang memperkuat transformasi menuju kawasan industri hijau dengan mengintegrasikan prinsip ESG dalam seluruh proses pengembangan kawasan.
- Hingga 2026, kawasan ini telah mencatatkan investasi sebesar Rp23 triliun, luas lahan tersewa 442,2 hektare, dan menyerap 26.871 tenaga kerja.
- Komitmen tersebut mengantarkan KEK Industropolis Batang meraih Predikat Anugerah Adi Hijau pada ajang Jateng Green Industry Summit 2026.
Jakarta: KEK Industropolis Batang terus memperkuat transformasi menuju kawasan industri hijau sebagai upaya meningkatkan daya saing di tengah persaingan investasi global. Langkah tersebut dilakukan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi dalam pengembangan kawasan.
Transformasi ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita yang mendorong hilirisasi industri, peningkatan daya saing, dan pembangunan berkelanjutan.
Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, mengatakan pengembangan industri hijau di kawasan tidak hanya diwujudkan melalui program terpisah, tetapi menjadi bagian dari pembangunan ekosistem industri secara menyeluruh.
"Kami meyakini bahwa industri hijau tidak cukup hanya menjadi komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi yang nyata," kata Tanya dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Juli 2026.
Oleh karena itu, pihaknya mengembangkan berbagai inisiatif mulai dari penyusunan estate regulation yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, pengembangan dry port untuk meningkatkan efisiensi logistik sekaligus menekan emisi, pemanfaatan panel surya dan energi terbarukan, penguatan sistem pengelolaan sampah dan limbah kawasan, hingga pengembangan inisiatif blue carbon.
Ia menambahkan, KEK Industropolis Batang juga mendorong masuknya tenant yang bergerak di sektor energi hijau guna membangun ekosistem industri yang saling mendukung dalam mewujudkan kawasan berkelanjutan.
Selain itu, kawasan ini telah melakukan pengukuran emisi gas rumah kaca untuk Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 sebagai dasar penyusunan strategi dekarbonisasi kawasan.
Ke depan, perusahaan akan memperkuat implementasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, melakukan Independent ESG Assessment, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, tenant, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding & Signing yang digelar pada 23 Juli 2026, KEK Industropolis Batang meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi dalam kategori industri hijau.
Hingga saat ini, kawasan tersebut telah membukukan investasi sebesar Rp23 triliun, dengan luas lahan tersewa mencapai 442,2 hektare serta menyerap 26.871 tenaga kerja.
Capaian tersebut memperkuat posisi KEK Industropolis Batang sebagai salah satu kawasan strategis nasional yang tidak hanya mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui transformasi industri hijau.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Transformasi ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita yang mendorong hilirisasi industri, peningkatan daya saing, dan pembangunan berkelanjutan.
Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, mengatakan pengembangan industri hijau di kawasan tidak hanya diwujudkan melalui program terpisah, tetapi menjadi bagian dari pembangunan ekosistem industri secara menyeluruh.
"Kami meyakini bahwa industri hijau tidak cukup hanya menjadi komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi yang nyata," kata Tanya dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Juli 2026.
Oleh karena itu, pihaknya mengembangkan berbagai inisiatif mulai dari penyusunan estate regulation yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, pengembangan dry port untuk meningkatkan efisiensi logistik sekaligus menekan emisi, pemanfaatan panel surya dan energi terbarukan, penguatan sistem pengelolaan sampah dan limbah kawasan, hingga pengembangan inisiatif blue carbon.
Ia menambahkan, KEK Industropolis Batang juga mendorong masuknya tenant yang bergerak di sektor energi hijau guna membangun ekosistem industri yang saling mendukung dalam mewujudkan kawasan berkelanjutan.
Implementasikan ESG secara terintegrasi
Penguatan industri hijau juga dilakukan melalui penerapan tata kelola ESG yang terintegrasi ke dalam proses bisnis perusahaan. KEK Industropolis Batang telah membentuk struktur organisasi ESG, menyusun ESG Roadmap, melakukan ESG self-assessment, menerbitkan Sustainability Report, hingga meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi ESG.Selain itu, kawasan ini telah melakukan pengukuran emisi gas rumah kaca untuk Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 sebagai dasar penyusunan strategi dekarbonisasi kawasan.
Ke depan, perusahaan akan memperkuat implementasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, melakukan Independent ESG Assessment, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, tenant, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding & Signing yang digelar pada 23 Juli 2026, KEK Industropolis Batang meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi dalam kategori industri hijau.
Investasi capai Rp23 triliun
Saat ini KEK Industropolis Batang memiliki luas kawasan sekitar 4.300 hektare dan menjadi rumah bagi 96 tenant, yang terdiri atas 41 tenant industri, 38 tenant komersial, dan 17 tenant BPSP.Hingga saat ini, kawasan tersebut telah membukukan investasi sebesar Rp23 triliun, dengan luas lahan tersewa mencapai 442,2 hektare serta menyerap 26.871 tenaga kerja.
Capaian tersebut memperkuat posisi KEK Industropolis Batang sebagai salah satu kawasan strategis nasional yang tidak hanya mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui transformasi industri hijau.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)