Tanda mesin cuci harus diganti. Foto: Shutterstock
Tanda mesin cuci harus diganti. Foto: Shutterstock

Populer Properti, Tanda Mesin Cuci Harus Ganti hingga Rusun Santri di Riau Senilai Rp6,5 Miliar

Rizkie Fauzian • 05 April 2022 09:43
Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Di antaranya tanda mesin cuci harus diganti hingga rusun santri di Riau senilai Rp6,5 miliar.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Senin, 4 April 2022:

1. 4 Tanda Mesin Cuci Harus Diganti, Apa Saja?

Mesin cuci merupakan salah satu peralatan elektronik yang rentan rusak. Terutama jika tak disimpan dengan tepat.
 
Umumnya,  mesin cuci memiliki masa pakai delapan hingga 10 tahun penggunaan. Sehingga jika mesin cuci Anda sudah berumur lebih dari 10 tahun, tak heran jika rusak atau penggunaannya sudah tak maksimal.
 
Lantas kapan waktu yang tepat mengganti mesin cuci? Berikut ini tanda-tanda mesin cuci harus segera diganti, dikutip dari Hunker.
 
Baca selengkapnya di sini

2. BUMN Bantu Milenial Punya Rumah dengan Harga Murah

Menteri Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan perusahaan-perusahaan BUMN berinisiatif untuk membantu menyediakan hunian yang mudah diakses dengan transportasi dan memiliki harga terjangkau bagi generasi milenial.
 
"Kami berinisiatif untuk membantu menyediakan hunian yang mudah diakses dari pusat kota dengan transportasi publik, dengan harga terjangkau bagi generasi milenial," ujar Erick Thohir dikutip dari akun Instagramnya @erickthohir di Jakarta, Senin, 4 April 2022.
 
Menurutnya, hunian seperti ini dapat membantu dalam mewujudkan pemerataan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
 
Baca selengkapnya di sini

3. Rusun Santri Senilai Rp6,5 Miliar di Riau Siap Dihuni

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan menyelesaikan pembangunan rumah susun (rusun) untuk para santri di Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. 
 
Rusun senilai Rp6,5 miliar tersebut juga telah dilengkapi dengan fasilitas furnitur sehingga para santri bisa fokus dan lebih bersemangat dalam belajar agama di bulan Ramadan ini.
 
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, telah menyelesaikan pembangunan rusun untuk para santri di Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu meskipun dalam kondisi pandemi. 
 
Baca selengkapnya di sini
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif