Rusun santri di Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Riau. Foto: Kementerian PUPR
Rusun santri di Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Riau. Foto: Kementerian PUPR

Rusun Santri Senilai Rp6,5 Miliar di Riau Siap Dihuni

Rizkie Fauzian • 04 April 2022 18:11
Riau: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan menyelesaikan pembangunan rumah susun (rusun) untuk para santri di Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. 
 
Rusun senilai Rp6,5 miliar tersebut juga telah dilengkapi dengan fasilitas furnitur sehingga para santri bisa fokus dan lebih bersemangat dalam belajar agama di bulan Ramadan ini.
 
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, telah menyelesaikan pembangunan rusun untuk para santri di Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu meskipun dalam kondisi pandemi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses pembangunan rusun ini termasuk cepat dan kami berharap para santri dapat menuntut ilmu, belajar dan beribadah dengan nyaman di bulan Ramadhan ini," ujar dalam keterangan tertulis, Senin, 4 April 2022.
 
Menurut Iwan, pembangunan rusun merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama termasuk di pondok pesantren. Untuk itu, pihaknya melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan di daerah siap bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun lembaga pendidikan guna menyediakan hunian yang nyaman bagi generasi muda yang ingin menuntut ilmu.
 
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Zubaidi menambahkan, lokasi pembangunan rusun Yayasan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu berada di Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. 
 
Spesifikasi bangunan rusun Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu ini terdiri dari satu tower setinggi tiga lantai dengan hunian tipe barak sebanyak 32 unit. Rusun Ponpes ini juga dilengkapi dengan meubelair di setiap hunian berupa tempat tidur susun dan lemari pakaian. 
 
Pembangunan rusun dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau, Balai P2P Sumatera III dengan kontraktor pelaksana pembangunan adalah PT Analisa Sila Karya dan Konsultan Manajemen Konstruksi adalah CV Line Archtecture Consultan.  
 
"Kami tengah melaksanakan serah terima pemanfaatan, pengelolaan dan penghunian Rusun untuk para santri. Total anggaran pembangunan rusun santri tersebut senilai Rp6,5 miliar. Fasilitasnya pun sangat lengkap jadi santri tinggal membawa pakaian serta belajar agama dengan fokus dan semangat," jelasnya.
 
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu Ahmad Junaidi Jamara menyatakan pihak Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu sangat puas dengan hasil dari bantuan rusun yang telah dibangun Kementerian PUPR ini. 
 
"Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian PUPR karena kami dapat memiliki bangunan semegah dan sebagus ini. Jika kami hanya mengandalkan dana yayasan tentunya tidak mencukupi. Kami berjanji akan segera melakukan penghunian apalagi jumlah santri yang ada saat ini cukup banyak dan siap mengelola dengan baik," katanya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif