Sebulan Lagi Hunian Sementara Pengungsi Gempa Palu Siap Huni
Huntara dibangun dengan kontruksi rangka baja dan dinding berbahan glassfiber reinforced cement (GRC). Biaya pembangunannya Rp 500 juta per unit huntara. dok. Kementerian PUPR
Palu:Hunian Sementara (Huntara) bagi korban gempa di Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah dapat digunakan mulai sebelum akhir tahun ini. Ada seribuan huntara dalam bentuk barak yang dapat menampung 14 ribu keluarga.

"Huntara digunakan sebagai transit pengungsi dari tenda sampai dengan hunian tetap dan relokasi permukiman selesai. Rencananya pertengahan Desember pengungsi sudah bisa masuk ke huntara," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi pembangunan huntara di kawasan Petobo, Palu, Sulteng, Rabu (24/10/2018).


baca juga: Seperti ini barak untuk hunian sementara pengungsi

Setiap huntara berukuran 12 x 26,4 meter persegi, dibagi menjadi 12 bilik. Satu bilik untuk satu keluarga. Ada fasilitas toilet, kamar mandi dan tempat mencuci dan dapur untuk digunakan bersama-sama.


"Listrik untuk tiap bilik 450 watt. Pembayarannya akan dikoordinasikan Kementerian ESDM dan PLN, pasti ada kebijakan untuk pengungsi," sambungnya.


Huntara dibangun dengan sistem cluster pada lima zona dengan mempertimbangkan faktor ketersediaan lahan dan keamanan lokasi dari dampak gempa. Setiap cluster terdiri 10 unit huntara (120 bilik), akan dilengkapi sebuah sekolah PAUD dan SD, tempat sampah, ruang terbuka untuk kegiatan warga dan parkir sepeda motor.

baca juga: Pengungsi gempa Palu dipindahkan dari tenda pengungsian

Jumlah unit huntara yang dibangun disesuaikan perkembangan data pengungsi. Untuk penghunian huntara dilakukan secara bertahap tanpa menunggu semua unit yang dibangun selesai.

"Tujuannya untuk mempercepat pemindahan pengungsi dari tenda yang kondisinya kurang layak dan sebentar lagi akan memasuki musim hujan. Kita buat senyaman mungkin karena digunakan dalam jangka waktu cukup lama untuk 1 hingga 2 tahun," jelas Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id