Cara hilangkan noda di karpet. Foto: Shutterstock
Cara hilangkan noda di karpet. Foto: Shutterstock

Populer Properti, Cara Hilangkan Noda di Karpet hingga Rusunawa Nelayan di Mataram

Rizkie Fauzian • 13 April 2022 08:48
Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Di antaranya cara menghilangkan noda pada karpet hingga rusunawa nelayan di Mataram telah dihuni.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Selasa, 12 April 2022:

1. 6 Cara Hilangkan Noda Karpet, Pakai Cuka hingga Garam

Menghilangkan noda pada karpet merupakan hal yang sulit dilakukan. Untuk menghilangkan noda, Anda bisa menggunakan pembersih khusus untuk karpet.
 
Namun, pembersih yang dijual di pasaran biasanya mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Ada beberapa bahan alami yang dipercaya bisa menghilangkan noda pada karpet.
 
Adapun bahan-bahan yang Anda butuhkan untuk menghilangkan noda di karpet antara lain, sabun pencuci piring, air, baking soda, hingga cuka.
 
Baca selengkapnya di sini

2. Penyerapan Subsidi KPR FLPP Paling Banyak di Jawa Barat

BP Tapera telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kuartal I-2022 sebanyak 45.777 unit atau Rp5,08 triliun. Nilai ini setara dengan 20,26 persen dari total target yang ditetapkan pada 2022.
 
"Kuartal I-2022, kami ditargetkan menyelesaikan 19 persen penyaluran dana FLPP dari total 226 ribu unit. Alhamdulillah penyalurannya mampu melebihi target yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan," kata Komisioner BP Tapera Adi Setianto dikutip dari laman resmi BP Tapera, Selasa, 12 April 2022.
 
Menurut Adi, penerima dana FLPP tertinggi didominasi oleh Provinsi Jawa Barat sebanyak 14.864 unit atau 33,09 persen dari total penyaluran FLPP kuartal I-2022. 
 
Baca selengkapnya di sini

3. Nelayan di Mataram Bisa Tempati Rusunawa, Tarifnya Rp150 Ribu per Bulan

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat 42 kepala keluarga (KK) nelayan di Kelurahan Bintaro Ampenan sudah  menempati rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang disiapkan pemerintah.
 
"Nelayan sudah mulai menempati rusunawa pada tanggal 20 Maret 2022, atau setelah perhelatan MotoGP," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram M Nazaruddin Fikri di Mataram, Selasa, 12 April 2022.
 
Menurutnya, penempatan rusunawa nelayan tersebut sesuai dengan target. Meskipun sudah bisa ditempati, tetapi rusunawa tersebut belum bisa ditempati nelayan.
 
Baca selengkapnya di sini
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif