Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Foto: Kementerian PKP
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Foto: Kementerian PKP

Lahan Hibah Meikarta Bakal Dimanfaatkan untuk Hunian Terjangkau

Rizkie Fauzian • 23 Juni 2026 15:13
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah akan memanfaatkan lahan hibah di Meikarta, Kabupaten Bekasi, untuk pembangunan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat.
  • Serah terima hibah lahan dari Lippo Group kepada negara dijadwalkan dilakukan pada 29 Juni di Gedung Danantara, Jakarta.
  • Program ini diharapkan dapat mendukung penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta mengurangi backlog perumahan.
Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa lahan hibah di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan dimanfaatkan untuk pembangunan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat.
 
Ia mengatakan, pelaksanaan pemanfaatan lahan tersebut akan didukung oleh Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani serta Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria, sesuai arahan Presiden RI untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.
 
“Kepala BPI Danantara Pak Rosan Roeslani dan Kepala BP BUMN Pak Dony Oskaria akan mendukung pelaksanaan pemanfaatan lahan tersebut agar dapat segera sesuai arahan Bapak Presiden RI dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” ujar Ara dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.

Ara juga mengungkapkan bahwa proses serah terima hibah lahan tersebut akan dilakukan secara resmi kepada negara.
 
“Nanti pada Senin (29 Juni) akan ada acara serah terima hibah dari Lippo Group kepada negara secara resmi,” katanya.
 
Acara serah terima tersebut rencananya digelar di Gedung Danantara, Jakarta.
 
 
Sementara itu, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pembangunan hunian layak dan terjangkau di kawasan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memperoleh tempat tinggal yang layak.
 
“Itu sangat penting karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berpenghasilan rendah, agar mereka dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan baik,” ujar Rosan.
 
Ia menegaskan bahwa akses terhadap hunian yang layak merupakan hak masyarakat yang perlu difasilitasi melalui program perumahan yang tepat.
 
Sebagai informasi, pemerintah terus mendorong inovasi penyediaan hunian vertikal yang terjangkau, terutama di kawasan penyangga Jakarta.
 
Program pembangunan rumah susun (rusun) subsidi dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi backlog perumahan sekaligus keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
 
Hunian vertikal diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang, khususnya di daerah dengan kebutuhan rumah tinggi dan harga tanah yang terus meningkat.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan