BP Tapera menyalurkan dana FLPP Rp15,64 triliun. Foto: Kementerian PUPR
BP Tapera menyalurkan dana FLPP Rp15,64 triliun. Foto: Kementerian PUPR

BP Tapera Salurkan Dana FLPP Rp15,64 Triliun untuk 153.540 Rumah

Rizkie Fauzian • 16 September 2022 11:56
Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat penyaluran dana Fasilitias Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 153.540 unit senilai Rp15,64 triliun per 14 September 2022.
 
Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan untuk kuarrtal II-2022, BP Tapera menargetkan penyaluran dana FLPP sebanyak 141.547 unit senilai Rp15,73 triliun. Dirinya optimistis bahwa akhir September target akan tercapai.
 
"Kami mampu melebihi target dengan pencapaian sebesar 100,57 persen dari sisi rupiah sedangkan dari sisi unit telah mencapai 92,19 persen," katanya dikutip dari laman resmi, Jumat, 16 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tahun ini berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, BP Tapera ditargetkan menyalurkan dana FLPP sebanyak 200 ribu unit senilai Rp23 Triliun. 
 
Pada 2023, BP Tapera kembali ditargetkan untuk menyalurkan dana FLPP sebanyak 220 ribu unit senilai Rp25,18 triliun terdiri dari DIPA sebesar Rp19,48 triliun dan Proyeksi Dana Bergulir sebesar Rp5,7 Triliun.
 
Baca juga: BP Tapera Salurkan Pembiayaan FLPP Rp9,09 Triliun untuk 81.846 Rumah

"Dengan penambahan anggaran dan kuota FLPP 2023, kami tetap optimis bisa menyalurkan sesuai dengan target yang ditetapkan," jelasnya.
 
Dirinya meyakini jika penambahan diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki rumah layak huni dan terjangkau yang pada akhirnya mampu mengurangi backlog di Indonesia.
 
Adi menyampaikan apresiasi kepada bank penyalur dan pengembang yang telah mendukung tercapainya target yang ditetapkan. Namun, dirinya tetap mengingatkan agar pencapaian yang telah diraih tetap dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan sasaran sesuai dengan aturan yang berlaku.
 
Saat ini, BTN dan BTN Syariah dalam periode yang sama telah menyalurkan sebanyak 92.232 unit, BNI sebanyak 13.671 unit, BRI telah menyalurkan sebanyak 13.026 unit, BJB sebanyak 5.708 unit dan BSI sebanyak 4.635 unit serta sisanya dari 28 bank penyalur lainnya.
 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif