NEWS

KEK Industropolis Batang Perluas Peluang Industri Otomotif

Rizkie Fauzian
Selasa 29 September 2026 / 13:44
Ringkasnya gini..
  • KEK Industropolis Batang mengembangkan sport tourism melalui Kejurnas Sprint Rally 2026.
  • Ajang tersebut diikuti 110 pembalap dan navigator dari berbagai daerah di Indonesia.
  • Pengembangan sport tourism diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi kawasan dan ekonomi daerah.
Batang: KEK Industropolis Batang mengembangkan potensi sport tourism sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan kawasan di luar aktivitas industri. Salah satu langkahnya dilakukan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 2026 pada 25-27 September 2026.

Pemanfaatan lintasan sepanjang 5,3 kilometer untuk ajang otomotif tersebut menjadi bagian dari pengembangan aktivitas kawasan yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi wilayah sekitar.

Sebanyak 111 pembalap dan navigator dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kompetisi tersebut. Peserta berasal dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Sejumlah pembalap nasional juga ambil bagian, di antaranya Ryan Nirwan, TB Adhi, Emmanuel Amandio, Subhan Aksa, H. Sudirman, dan Rifat Sungkar.

Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 2026 dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Dalam pembukaan tersebut, pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap pemanfaatan kawasan industri untuk kegiatan yang dapat mendukung aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Sport tourism buka peluang pengembangan kawasan

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto mengatakan penyelenggaraan ajang otomotif di KEK Industropolis Batang dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan kawasan sekaligus membuka peluang pengembangan sektor otomotif.

"Kami berharap ke depannya pergelaran ini bisa terus berkembang hingga mencapai skala internasional," ujar Moreno.

Representatif Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), Tanya Kutsenko, turut memberikan tanggapan mengenai fasilitas yang digunakan dalam ajang tersebut. Ia menilai kawasan tersebut memiliki infrastruktur yang dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan motorsport.

"Fasilitasnya sangat luar biasa dan ini adalah ruang yang sempurna untuk perhelatan motorsport. KEK Industropolis Batang sangat potensial menjadi destinasi bagi para juara internasional," kata Tanya.
 

Tanya juga menyoroti partisipasi pembalap perempuan dalam kompetisi tersebut sebagai bagian dari perkembangan keterlibatan perempuan dalam industri motorsport.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Marfan Trihartiko, mengatakan pengembangan kegiatan olahraga akan dilakukan secara berdampingan dengan aktivitas industri di kawasan.

"Apresiasi luar biasa dari komunitas balap menjadi validasi bahwa fasilitas kami siap menjadi panggung utama olahraga bergengsi. Ekosistem sport tourism ini akan terus kami kembangkan secara paralel dengan sektor industri, sebagai wujud komitmen nyata kami dalam menciptakan efek ganda (multiplier effect) bagi akselerasi ekonomi daerah," ujarnya.

Menurutnya, pengembangan kegiatan tersebut diarahkan untuk menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, sejalan dengan aktivitas industri yang sudah berjalan di kawasan.

Dalam Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 2026, peserta bersaing dalam 13 kategori perlombaan. Ryan Nirwan dan Adi Indiarto dari Toyota Gazoo Racing Indonesia menjadi juara umum pertama dan menerima Piala Gubernur Jawa Tengah.

Posisi kedua ditempati M. Fahrezi Fadh dan Respati Adhi dari MAB HRVR. Sementara itu, posisi ketiga diraih TB Adhi dan M. Herkusuma dari Dewa United Motorsports.

Penyelenggaraan Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 2026 menjadi salah satu bentuk pemanfaatan fasilitas KEK Industropolis Batang untuk kegiatan di luar aktivitas industri. Pengelola kawasan berencana memperluas kolaborasi dalam pengembangan sport tourism dan kegiatan lainnya yang dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan serta perekonomian daerah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH