Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Foto: Kementerian PKP
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Foto: Kementerian PKP

Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Akan Direnovasi

Rizkie Fauzian • 14 Mei 2026 13:18
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah mempercepat renovasi 10 ribu rumah milik orang tua siswa Sekolah Rakyat sebagai bagian program pengentasan kemiskinan.
  • Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan proses verifikasi penerima bantuan renovasi rumah terus berjalan agar pelaksanaan program dapat segera dimulai.
  • Selain menyediakan akses pendidikan, program Sekolah Rakyat juga mendukung perbaikan kualitas hunian keluarga siswa.
Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pemerintah siap mempercepat renovasi 10 ribu rumah milik orang tua siswa Sekolah Rakyat sebagai bagian program strategis Presiden Prabowo Subianto.
 
Ara mengatakan proses pendataan dan verifikasi penerima bantuan saat ini terus berjalan sehingga renovasi rumah dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal dari Kementerian Sosial.
 
“Kita cepat kerjanya. Secepatnya datanya sudah jalan kok, sudah diverifikasi dengan cepat. Segera itu direnovasi,” ujar Ara dikutip dari Antara, Kamis, 14 Mei 2026.
 
Menurut Ara, jumlah renovasi rumah tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.000 unit. Pada 2026, pemerintah menargetkan renovasi mencapai 10 ribu rumah di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Kementerian Sosial dan Kementerian PKP untuk membantu keluarga siswa Sekolah Rakyat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
 
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menyebut program renovasi rumah menjadi bagian dari pengentasan kemiskinan sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
 
Menurut Saifullah, Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga pemberdayaan keluarga melalui dukungan program sosial dan perbaikan hunian.
 
Dari total 10 ribu rumah yang diusulkan, sebanyak 5.000 unit telah dinyatakan memenuhi syarat atau clear and clean, terutama terkait kepemilikan lahan. Sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi dan validasi lapangan oleh tim pendamping Kementerian Sosial bersama Kementerian PKP.
 
Pemerintah juga menyiapkan solusi alternatif bagi keluarga siswa yang masih tinggal di rumah kontrakan, menumpang, atau memiliki status lahan yang belum jelas melalui kerja sama lintas pihak.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan