Cat timbal merupakan jenis cat yang mengandung logam timbal dan dulu banyak digunakan karena dianggap lebih tahan lama serta mampu melindungi permukaan bangunan dari cuaca. Namun, bahaya utama muncul saat lapisan cat mulai rusak, mengelupas, atau menghasilkan debu halus yang mengandung partikel timbal.
Partikel timbal yang terhirup atau masuk ke tubuh secara tidak sengaja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Paparan jangka panjang bahkan berisiko memicu gangguan permanen, terutama pada anak-anak.
Dilansir dari Ecohome, cat rumah yang mengandung timbal umumnya ditemukan di beberapa bagian bangunan berikut.
Bagian rumah yang rentan mengandung cat timbal
.jpg)
Bagian rumah yang paling rentan mengandung timbal. Foto: Freepik
1. Permukaan Eksterior Rumah
Cat timbal sering ditemukan pada area luar rumah seperti jendela, pintu, pagar, dan lis bangunan. Dahulu, cat jenis ini banyak digunakan karena dinilai tahan terhadap panas dan hujan.2. Permukaan Interior
Di dalam rumah, cat timbal dapat ditemukan pada dinding, plafon, hingga permukaan kayu. Biasanya lapisan lama tersebut tertutup oleh cat baru sehingga sulit dikenali secara langsung.3. Area yang Sering Bergesekan
Kusen pintu, ambang jendela, dan tangga menjadi area yang perlu diperhatikan. Gesekan pada permukaan tersebut dapat menghasilkan debu timbal yang mudah tersebar di dalam rumah.4. Perabot dan Barang Lama
Beberapa perlengkapan rumah lama seperti lemari built-in, radiator, atau perapian juga berpotensi memiliki lapisan cat berbahan dasar timbal.Cara mengurangi risiko paparan timbal di rumah

Cara mengurangi risiko paparan timbal di rumah. Foto: Freepik
Dilansir dari Island Premium Paints, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko paparan timbal di rumah.
1. Lakukan Pemeriksaan Rumah
Gunakan jasa profesional untuk memeriksa apakah rumah masih memiliki lapisan cat berbahan dasar timbal, terutama pada bangunan lama.2. Jangan Mengamplas Cat Lama Sembarangan
Permukaan cat lama sebaiknya tidak diamplas atau dikikis tanpa penanganan khusus karena dapat menghasilkan debu timbal yang berbahaya.3. Bersihkan Rumah Secara Rutin
Gunakan metode pembersihan basah untuk mengurangi penyebaran debu. Penyedot debu dengan filter HEPA juga lebih disarankan dibanding menyapu dalam kondisi kering.4. Hindari Membersihkan Serpihan Cat Sendiri
Jika terdapat serpihan cat yang mengelupas, gunakan jasa profesional agar proses pembersihan lebih aman dan tidak memperbesar risiko paparan.5. Gunakan Cat Bebas Timbal
Saat melakukan renovasi atau pengecatan ulang, pilih cat non timbal dengan sertifikasi rendah atau nol VOC untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah. (Syarifah Komalasari)Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News