1 Jembatan dengan 3 Nama
Reruntuhan baja dan beton kontruksi Jembatan Palu menghalangi aliran sungai dan rentan menimbulkan bajir. Antara Foto/Basri Marzuki
Palu:Ada tiga jembatan yang menghubungkan Palu Barat dengan Palu Timur. Satu di antaranya jadi ikon ibukota Sulawesi Tengah itu. Uniknya, si jembatan yang ikonik itu punya beberapa nama sekaligus.

Karena warna tiang-tiang melengkung penyangganya, jembatan ini warga kenal sebagai Jembatan Kuning. Tapi banyak juga yang menyebutnya sebagai Jembatan Palu karena memang merupakan ikon Palu.


baca juga: Pengungsi gempa Palu dipindahkan dari tenda ke barak

Namun sebelumnya lebih banyak disebut sebagai Jembatan Ponulele. Sebab jembatan yang penggunaannya diresmikan pada 2006 oleh Presiden Susilo B. Yudhoyono tersebut dibangun pada era Gubernur Sulteng Aminuddin Ponulele (2001-2006).

Panjang penghubung antara Palu dan Donggala sekitar 250 meter dengan lebar 7,5 meter. Tinggi puncak lengkungannya lebih dari 20 meter. Ini adalah jembatan lengkung lintas laut pertama di Indonesia dan ke tiga di dunia. Jangan heran warga dan wisatawan 'wajib' ber-swafoto di sini.


Alat berat sedang membersihkan daerah sekitar jembatan dari sampah dan puing akibat gempa. Pembersihan dan penataan kembali kawasan ini merupakan bagian penyembuhan trauma warga dan mendorong kegiatan ekonomi kembali cepat berjalan. Antara Foto/Basri Marzuki

Akibat gempa dan tsunami pada 28 September lalu, jembatan rusak parah. Puing badan jembatan sedang diangkat dari dasar sungai agar tidak menghalangi arus ke bermuara ke Teluk Talise di wilayah Besusu dan Lere. Pekerjaan ditarget selesai awal November nanti.

Selanjutnya pemerintah akan meracang desain yang didahului penetilian teknis dan geologi untuk memastikan lokasi terbaik pembangunan. Desain yang didasarkan rekomendasi geologi tersebut akan mengoptimalkan fitur tahan gempa.






(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id