KKES public expose. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian
KKES public expose. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian

Naik 8,2%, KKES Catat Penjualan Rp51,64 Miliar

Rizkie Fauzian • 23 Juni 2026 21:08
Jakarta: PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES), salah satu perusahaan distribusi bahan kimia dan bahan baku industri di Indonesia, optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan pada 2026.
 
Entitas anak CSA Group tersebut membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 8,2 persen dan berhasil mencatatkan laba bersih positif pada triwulan pertama tahun ini, berbalik dari posisi rugi pada periode yang sama tahun lalu.
 
Pada triwulan I 2026, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp51,64 miliar, meningkat 8,2 persen dibandingkan Rp47,73 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan penjualan tersebut didukung oleh kontribusi yang merata dari berbagai segmen usaha, mencerminkan diversifikasi portofolio bisnis yang kuat serta jangkauan pasar yang luas.

Segmen Usaha Jadi Penopang Pertumbuhan

Segmen Paint, Coating, Ink, Thinner, Plastic & Resin menjadi kontributor terbesar dengan porsi 39,3 persen dari total penjualan. Posisi berikutnya ditempati segmen Adhesive, Textile, Rubber, Foam & Sole yang berkontribusi sebesar 31,2 persen.
 
Sementara itu, segmen Food & Drink menyumbang 11,4 persen dari total penjualan. Berbagai segmen lainnya juga turut memberikan kontribusi yang memperkuat struktur pendapatan Perseroan.
 
“Pertumbuhan penjualan tersebut menunjukkan aktivitas industri domestik yang terus membaik. Seiring meningkatnya tingkat produksi pelanggan di berbagai sektor, permintaan terhadap bahan baku yang kami distribusikan juga mengalami peningkatan sehingga memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan,” ujar Direktur Utama PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk Kiki Rusmin Sadrach, Selasa, 23 Juni 2026.

Profitabilitas Berbalik Positif

Pertumbuhan pendapatan yang diiringi dengan keberhasilan Perseroan dalam mengendalikan beban usaha turut mendorong peningkatan profitabilitas.
 
Laba bruto tercatat meningkat 11,8 persen menjadi Rp7,40 miliar. Sementara itu, laba bersih berhasil berbalik positif dari rugi Rp1,42 miliar pada triwulan I 2025 menjadi laba sebesar Rp44 juta pada triwulan I 2026.
 
Pencapaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi efisiensi yang dijalankan Perseroan di tengah meningkatnya aktivitas bisnis.

Fundamental Semakin Solid

Per 31 Maret 2026, total aset Perseroan tumbuh 6,4 persen secara year-to-date menjadi Rp138,09 miliar dibandingkan Rp129,78 miliar pada akhir 2025.
 
Peningkatan aset terutama ditopang oleh kenaikan piutang usaha dan persediaan yang mencerminkan bertumbuhnya aktivitas penjualan serta kebutuhan modal kerja untuk mendukung ekspansi bisnis.
 
Kas dan setara kas tercatat sebesar Rp756 juta, menurun 17,3 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Penurunan tersebut sejalan dengan penggunaan modal kerja untuk mendukung peningkatan aktivitas operasional dan pertumbuhan bisnis selama periode berjalan.
 
Di sisi lain, total liabilitas Perseroan meningkat 12,2 persen menjadi Rp75,92 miliar dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya.
 
Kenaikan tersebut terutama berasal dari peningkatan liabilitas jangka pendek sebesar 14,1 persen, yang didorong oleh bertambahnya utang bank jangka pendek dan utang usaha guna mendukung kebutuhan operasional serta modal kerja. Sementara itu, liabilitas jangka panjang relatif stabil dengan penurunan sebesar 1,9 persen, terutama seiring menurunnya liabilitas imbalan kerja.
 
Pada saat yang sama, total ekuitas tetap terjaga pada level Rp62,17 miliar, mencerminkan fundamental permodalan yang sehat.
 
“Dengan demikian, rasio debt-to-equity atau DER tercatat sekitar 1,22 kali, yang masih berada pada tingkat yang dapat dikelola dan sejalan dengan karakteristik industri distribusi bahan baku dan kimia. Selain itu, current ratio sebesar 1,62 kali menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek tetap berada pada level yang sehat,” ujar Direktur dan Corporate Secretary PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk, Melly Elita.

Realisasi Kinerja Lampaui Target

Dalam paparan publik, Direktur Utama PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk, Drs. Kiki Rusmin Sadrach, mengungkapkan bahwa hingga Mei 2026, Perseroan telah melampaui target yang ditetapkan manajemen.
 
“Berdasarkan realisasi kinerja hingga Mei 2026, Perseroan telah mencapai 107 persen dari target penjualan dan 156 persen dari target laba bersih yang ditetapkan untuk periode year-to-date Mei 2026. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa strategi yang kami jalankan berada pada jalur yang tepat serta memperkuat keyakinan manajemen untuk mencapai target kinerja tahun 2026,” ujarnya.
 
Ditunjuk Sebagai Distributor Tunggal BASF
 
Kiki juga mengungkapkan adanya perkembangan positif yang diyakini akan mendukung pertumbuhan Perseroan ke depan.
 
“Ada kabar baik. Per tanggal 1 Mei 2026, Perseroan ditunjuk sebagai distributor tunggal oleh BASF untuk produk Asam Format di wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya yang mempunyai pangsa pasar terbesar. Seperti kita ketahui, BASF adalah salah satu produsen kimia terbesar di dunia asal Jerman,” katanya.
 
Penunjukan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Perseroan di pasar distribusi bahan kimia sekaligus membuka peluang pertumbuhan penjualan yang lebih besar pada masa mendatang.
 
Di tengah berbagai dinamika global dan domestik, termasuk perkembangan geopolitik, fluktuasi nilai tukar, serta perubahan kondisi pasar, Perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan strategi bisnis.
 
Perseroan akan terus memperkuat penetrasi pasar, menjaga efisiensi operasional, serta mengoptimalkan peluang pertumbuhan di berbagai segmen industri.
 
Manajemen menilai pertumbuhan aset dan terjaganya posisi ekuitas mencerminkan fundamental yang semakin kuat, sehingga memberikan landasan yang solid untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan