Peluang sektor properti di tengah pandemi dan resesi. Foto: Shutterstock
Peluang sektor properti di tengah pandemi dan resesi. Foto: Shutterstock

Sektor Properti Berpeluang Tumbuh di Tengah Pandemi dan Resesi

Properti investasi properti perumahan BTN bisnis properti Properti milenial Investasi Rumah
Rizkie Fauzian • 15 Oktober 2020 17:09
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) gencar menggenjot penyaluran kredit di sektor perumahan meskipun pandemi covid-19 dan resesi ekonomi.
 
Namun dengan segala tantangan tersebut sektor properti (real estate) pada kuartal II-2020 masih menyumbang pertumbuhan positif terhadap PDB Indonesia sebesar 2,30 persen.
 
Hal ini mengindikasikan bahwa bisnis properti dengan multiplier effect lebih dari 170 subsektor industri padat karya masih menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional dalam masa krisis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan peluang tumbuh masih besar karena sejumlah faktor, di antaranya stimulus sektor perumahan berupa peningkatan alokasi KPR Subsidi Rp1,5 triliun.
 
"Perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih memfokuskan diri kegiatan dari rumah, bantuan likuiditas pemerintah untuk penyaluran kredit untuk meningkatkan sektor riil melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih melek digital,” katanya saat pembukaan Property Fiesta Virtual Expo 2020 di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Dengan faktor pendukung tersebut BTN tetap mencatatkan pertumbuhan KPR Subsidi yang masih prima. Per Agustus 2020, segmen KPR Subsidi membukukan pertumbuhan kredit sebesar 5,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
Dengan penambahan alokasi KPR Subsidi, maka BTN menjadi pendukung utama dari program sejuta rumah yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR dengan menyumbang hampir 800 ribu unit rumah dari realisasi sejuta rumah nasional.
 
"Kami terus mengembangkan fitur baru untuk mendorong peningkatan penyerapan KPR subsidi, di antaranya fitur Graduated Payment Mortgage/GPM untuk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT yang baru dirilis beberapa waktu lalu dan berhasil menjaring animo masyarakat," ungkapnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar menambahkan untuk mendorong pertumbuhan KPR, tidak hanya dengan inovasi produk dan progam promo KPR yang menarik.
 
BTN juga aktif dalam pemeran properti virtual yang diinisiasi sendiri seperti Indonesia Property Expo yang diselenggarakan bulan lalu (September 2020) maupun bekerja sama dengan para pengembang seperti yang dilakukan pada Property Fiestas Virtual Expo 2020 yang digelar REI (Real Estate Indonesia).
 
"BTN menyambut positif inisiasi DPP REI dalam menyelenggarakan pameran properti secara digital melalui acara yang bertajuk Property Fiesta Virtual Expo 2020, karena pameran ini menyuguhkan berbagai program promosi dan kemudahan membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang layak," ujar Hirwandi.
 
Hirwandi menjelaskan kolaborasi yang produktif antara perbankan dan pengembang seperti ini diharapkan dapat membantu program pemerintah untuk menyediakan rumah yang layak bagi masyarakat.
 
Peningkatan bisnis perumahan tidak lepas dari peran Pemerintah khususnya Kementerian PUPR dan para stakeholder seperti REI.
 
"Dengan mempertemukan antara pengembang dan pembeli secara langsung melalui virtual juga diharapkan dapat mempermudah proses transaksi dan pada akhirnya mendorong bisnis properti pada masa pandemi covid-19, serta mendukung upaya-upaya pemerintah dalam pemulihan perekonomian nasional dan mendukung upaya pemerintah (Menkominfo) dalam mengupayakan percepatan transformasi digital," tutup Hirwandi.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif