NEWS
Profil Pemilik Taman Buah Mekarsari dan Sejarah Pengembangannya
Adri Prima
Minggu 19 Juli 2026 / 19:14
- Taman Buah Mekarsari merupakan kawasan konservasi buah tropis seluas 264 hektare sekaligus pusat penelitian hortikultura.
- Mekarsari dikelola Siti Hutami Endang Adiningsih, berawal dari gagasan Ibu Tien Soeharto dan diresmikan pada 1995.
- Kawasan ini memiliki sekitar 1.470 varietas tanaman dan 100 ribu pohon, lengkap dengan laboratorium serta wahana wisata.
Jakarta: Taman Buah Mekarsari di Bogor merupakan kawasan konservasi buah tropis terbesar di Indonesia. Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini merupakan pusat pelestarian, penelitian, serta pengembangan berbagai varietas tanaman hortikultura.
Sejak dibangun, Taman Buah Mekarsari berkembang menjadi tempat yang mendukung penelitian budidaya tanaman, pemuliaan varietas, hingga pengembangan bibit unggul.
Beragam koleksi tanaman dari berbagai daerah di Indonesia turut menjadikan Mekarsari sebagai kawasan hortikultura dengan fungsi yang beragam.
Taman Buah Mekarsari berada di Jalan Raya Cileungsi, Jonggol KM 3, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Lokasinya dapat dijangkau melalui Jalan Tol Jagorawi dengan keluar di Gerbang Tol Cibubur, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Cileungsi.
Kawasan ini berdiri di atas lahan seluas 264 hektar dengan ketinggian sekitar 70 meter di atas permukaan laut. Kondisi tanahnya didominasi oleh jenis latosol yang sesuai untuk mendukung aktivitas perkebunan dan pengembangan tanaman hortikultura. Kawasan ini dilengkapi berbagai sarana wisata, antara lain Kebun Keluarga, Greenhouse, area Outbound, Bangunan Air Terjun, serta berbagai wahana lain untuk menghadirkan pengalaman berwisata di tengah lingkungan perkebunan.
Taman Buah Mekarsari dikelola di bawah kepemimpinan Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek Soeharto. Selain menjabat sebagai Direktur Utama Taman Buah Mekarsari, ia juga merupakan Pembina Yayasan Damandiri.
Sementara itu, kawasan wisata ini merupakan gagasan Ibu Tien Soeharto yang resmi dibuka pada tahun 1995 oleh Presiden Soeharto. Wilayah ini dilakukan pengelolaan oleh PT Mekar Unggul Sari sejak tanggal 14 April 1994 untuk menjaga tujuan awal dibagun Taman Buah Mekarsari ini.
Taman Wisata Mekarsari memiliki sekitar 1.470 varietas tanaman buah dengan jumlah pohon mencapai sekitar 100.000 batang. Koleksi tanamannya meliputi tanaman rempah, biofarmaka, tanaman pangan, tanaman hias, tanaman sayuran, tanaman industri, hingga tanaman pelindung.
Di dalam kawasan ini juga terdapat laboratorium untuk melakukan persilangan sejumlah varietas tanaman. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai tanaman langka dan tanaman tropis lainnya juga tumbuh di kawasan ini. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)
Sejak dibangun, Taman Buah Mekarsari berkembang menjadi tempat yang mendukung penelitian budidaya tanaman, pemuliaan varietas, hingga pengembangan bibit unggul.
Beragam koleksi tanaman dari berbagai daerah di Indonesia turut menjadikan Mekarsari sebagai kawasan hortikultura dengan fungsi yang beragam.
Lokasi Taman Buah Mekarsari Bogor
Taman Buah Mekarsari berada di Jalan Raya Cileungsi, Jonggol KM 3, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Lokasinya dapat dijangkau melalui Jalan Tol Jagorawi dengan keluar di Gerbang Tol Cibubur, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Cileungsi.
Kawasan ini berdiri di atas lahan seluas 264 hektar dengan ketinggian sekitar 70 meter di atas permukaan laut. Kondisi tanahnya didominasi oleh jenis latosol yang sesuai untuk mendukung aktivitas perkebunan dan pengembangan tanaman hortikultura. Kawasan ini dilengkapi berbagai sarana wisata, antara lain Kebun Keluarga, Greenhouse, area Outbound, Bangunan Air Terjun, serta berbagai wahana lain untuk menghadirkan pengalaman berwisata di tengah lingkungan perkebunan.
Siapa pemilik Taman Buah Mekarsari Bogor?
Taman Buah Mekarsari dikelola di bawah kepemimpinan Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek Soeharto. Selain menjabat sebagai Direktur Utama Taman Buah Mekarsari, ia juga merupakan Pembina Yayasan Damandiri.
Sementara itu, kawasan wisata ini merupakan gagasan Ibu Tien Soeharto yang resmi dibuka pada tahun 1995 oleh Presiden Soeharto. Wilayah ini dilakukan pengelolaan oleh PT Mekar Unggul Sari sejak tanggal 14 April 1994 untuk menjaga tujuan awal dibagun Taman Buah Mekarsari ini.
Taman Wisata Mekarsari memiliki sekitar 1.470 varietas tanaman buah dengan jumlah pohon mencapai sekitar 100.000 batang. Koleksi tanamannya meliputi tanaman rempah, biofarmaka, tanaman pangan, tanaman hias, tanaman sayuran, tanaman industri, hingga tanaman pelindung.
Di dalam kawasan ini juga terdapat laboratorium untuk melakukan persilangan sejumlah varietas tanaman. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai tanaman langka dan tanaman tropis lainnya juga tumbuh di kawasan ini. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)