Nagato House memiliki desain unik yang merepresentasikan dua orang dalam satu rumah. Foto:  Fernando Gomulya
Nagato House memiliki desain unik yang merepresentasikan dua orang dalam satu rumah. Foto: Fernando Gomulya

Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris

Rizkie Fauzian • 20 Desember 2021 14:56
Jakarta: Seiring berjalannya waktu, desain rumah terutama di perkotaan berkembang dengan pesat. Rumah bergaya minimalis banyak dipilih karena memiliki kesan sederhana namun tetap modern.
 
Rumah dengan desain minimalis juga terkadang memiliki fasad yang lebih unik dengan atap simetris, jendela yang lebar hingga pemilihan warna yang didominasi warna putih dan abu-abu.
 
Seperti desain rumah yang satu ini, Nagato yang berarti keabadian dalam bahasa Jepang. Nagato dirancang oleh tiga arsitek yakni Indira Pramundita, Yosoa Hendra, dan Sheila Nurfajrina dari Rasa Architektura.
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain ruang tamu dalam Nagato House. Foto: Fernando Gomulya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Desain Nagato terinspirasi oleh impian pemiliknya untuk memiliki rumah yang unik. Tak hanya itu, Nagato juga memiliki ruang yang luas untuk menampung keluarga dan mendukung rencana bisnis penghuninya. 
 
Berlokasi di Meruya, Jakarta Barat, Nagato house adalah sebuah desain rumah di area town house kecil yang berusaha menentang keseragaman desain rumah khas di Indonesia.
 
Baca juga: Lahan Terbatas? Ini Konsep Rumah Unik yang Bisa Ditiru
 
Sebagai bagian dari sebuah kompleks perumahan, salah satu misi Nagato house adalah menciptakan desain yang unik sekaligus kohesif secara visual dengan lingkungan sekitar. 
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain tangga dalam Nagato House. Foto:  Fernando Gomulya
 
Dengan ukuran 142 meter persegi, ide utama desain rumah ini adalah memaksimalkan ruang untuk mendukung aktivitas yang dibutuhkan oleh klien. Merepresentasikan filosofi penyatuan dua insan yang berbeda, transformasi bentuk segitiga dilakukan dengan mendesain bentuk atap menjadi asimetris.
 
"Dalam upaya untuk membuat hubungan dengan lingkungan di sekitarnya menjadi lebih harmonis, kami meredefinisi massa bangunan asli dan membaginya menjadi dua massa segitiga yang berbeda. Modifikasi ini menciptakan karakter rumah Nagato," ungkap arsitek Rasa Architektura.
 
Bagian fasad rumah yang menonjol ditunjukkan oleh garis-garis vertikal yang dibuat dengan material corrugated metal sheet dimaksudkan untuk memperkuat proporsi bangunan secara visual. 
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain dapur dalam Nagato House. Foto:  Fernando Gomulya
 
Selain itu, salah satu area fasad dilengkapi juga dengan jendela besar dan bentuk segitiga asimetrisnya. Kedua fitur tersebut kemudian membentuk desain yang berbeda namun secara visual tetap harmonis dengan lingkungan sekitarnya.
 
Seperti namanya, harapan akan perjalanan cinta abadi klien kemudian direpresentasikan juga pada keputusan memilih warna putih dalam desain sebagai warna dominan rumah. 
 
Warna putih itu sendiri mewakili kemurnian, kepositifan, dan awal yang baru sementara dari perspektif desain, ia menciptakan suasana yang sederhana, minimalis dan luas.
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain kamar utama dalam Nagato House. Foto:  Fernando Gomulya
 
"Sebagai elemen penyeimbang dari bentuk atap segitiga yang tajam dan dominasi warna putih, kami menerapkan warna earth tone pada beberapa bagian rumah yang diimplementasikan pada bukaan berbingkai kayu, bahan lantai & perabotan untuk memberikan rasa hangat," jelasnya.
 
Sebagai pengusaha di bidang industri kreatif, pemiliknya berencana untuk memiliki studio dan memanfaatkan rumah sebagai brand image bisnis mereka. Oleh karena itu diciptakan ruang sefleksibel mungkin.
 
Tujuannya tentu saja agar desainnya menjadi lebih partisipatif untuk memperkuat estetika elemen pendukung rumah dan memberikan pemilik lebih banyak fleksibilitas dalam mendekorasi rumah dan mendukung gagasan-gagasan kreatif mereka.
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain kamar mandi utama dalam Nagato House. Foto:  Fernando Gomulya
 
Ada tiga kategori ruang di rumah Nagato, publik, semi publik, dan private. Maka dari itu, konektivitas adalah kunci perjalanan baru pemilik rumah sebagai pasangan suami istri.
 
"Kami menerjemahkannya melalui keterhubungan area interior dan eksterior secara horizontal dengan tata letak terbuka untuk memungkinkan klien menjamu keluarga atau kerabat mereka di kedua area, atau area di antaranya," ujarnya.
 
Area publik dimulai dari carport yang didesain dengan dua lapis partisi yaitu dinding beton dan pagar dengan expanded metal untuk memberikan privasi pada area perbatasan zona semi-publik, namun tetap memberikan rasa keterbukaan dan keterhubungan pada area tersebut. 
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain kamar mandi anak dan gudang dalam Nagato House. Foto:  Fernando Gomulya
 
"Carport terhubung juga dengan taman, teras, dan area semi-publik, studio, dan kamar asisten rumah tangga. Di dalam rumah, melalui foyer, kami kemudian menghubungkan area publik yakni ruang tamu dan dapur dengan ruang kerja di lantai dua untuk menciptakan ruang interaksi antar lantai," jelasnya.
 
Dengan koneksi vertikal yang diterapkan di jantung rumah, tujuannya untuk memaksimalkan energi pasif yang diperoleh melalui cahaya alami dan sirkulasi udara bangunan.
 
Sebagai rumah dengan luasan terbatas, membuat ruang terasa lebih luas adalah salah satu kunci dalam desainnya. Pendekatan minimalis dan fungsional diterapkan dalam desain interiornya dengan konsep yang compact termasuk salah satunya dengan built-in furniture. 
Nagato House, Rumah Unik dengan Atap Asimetris
Desain samping dalam Nagato House. Foto:  Fernando Gomulya
 
"Karena rumah adalah awal yang baru, jiwa yang baru dan perjalanan yang baru, maka setiap ruang dan sudutnya didesain dengan intensi untuk menciptakan kenangan baik yang abadi," ujarnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif