ARSITEKTUR

Bungker Bekas Perang Dingin Diubah Jadi Krematorium

Rizkie Fauzian
Senin 22 Maret 2021 / 18:59
Praha: Sebuah bungker bekas peninggalan Perang Dingin pada 1980 diubah menjadi krematorium hewan peliharaan. Bungker tersebut merupakan markas Drnov Air Defense, pasukan pertahanan Praha, Republik Ceko.

Studio Petr Hájek Architekti mengubah salah satu bungker yang lebih kecil menjadi krematorium. Sementara bungker utama telah diubah menjadi museum militer.

Bekas bunker di Praha yang diubah jadi krematorium. Foto: Benedikt Markel

Bagian fasad bekas bungker tersebut ditambahkan lapisan cermin berbentuk heksagonal. Tujuannya untuk menyamarkan bangunan bekas bungker.

"Bungker yang disamarkan mendapat lapisan baru hanya dengan menambah lapisan cermin besar," kata pendiri Petr Hájek Architekti, Petr Hájek kepada Dezeen.

Bekas bunker di Praha yang diubah jadi krematorium. Foto: Benedikt Markel

Sementara eksterior tetep dijaga keasliannya, seperti tanaman hijau dan jalan setapak tetap dalam keadaan semula. Seluruh area bagian dalam tidak tersentuh.

Meskipun bungker sebagian besar berada di bawah tanah, namun fasad beton utama terbuka, sehingga arsitek menambah cermin heksagonal setinggi lebih dari enam meter dan panjang 11 meter.

Bekas bunker di Praha yang diubah jadi krematorium.  Foto: Radek Úlehla/Coatman 

Bungker tersebut telah berumur puluhan tahun, sehingga lingkungan sekitar dipenuhi pepohonan sehingga arsitek  menggambarkan fasad baru ini sebagai "jendela mistik" simbolis yang mencerminkan kenangan.

"Pengunjung yang mendekati krematorium melihat keadaan dunia sebelumnya. Tidak ada yang bisa hidup selamanya, baik pengunjung maupun hewan peliharaannya," ujarnya.

Bekas bunker di Praha yang diubah jadi krematorium.  Foto: Radek Úlehla/Coatman 

Pintu masuk utama mengarah ke kantor kecil dan area resepsionis. Sisa bungker diisi sebagai area kremasi dan fasilitas untuk staf.

Di dalam bungker, arsitek hanya melakukan sedikit renovasi dan mempertahankan sebagian besar bangunan yang ada. Beberapa dinding dibangun sebagai pembatas ruang.

Bekas bunker di Praha yang diubah jadi krematorium.  Foto: Radek Úlehla/Coatman 

"Di eksterior ditambah cermin. Di interior, tembok baru dibuat di beberapa tempat untuk membuat kantor, toilet, ruang tunggu, dan ruang pameran, " jelasnya.

Perabot di dalam krematorium menggunakan bahan kayu. Bangku terbuat dari papan kayu ditempatkan di aula depan dan ruang tunggu.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH