ARSITEKTUR

Mengenal Ukuran Tatami Rumah Jepang, Ternyata Ada Macam-Macam Jenis!

Muhammad Syahrul Ramadhan
Kamis 29 Oktober 2026 / 14:08
Ringkasnya gini..
  • Tatami merupakan aspek arsitektur khas Jepang yang berupa lantai persegi.
  • Jenis dan ukurannya berbeda-beda sesuai wilayah di Jepang.
  • Ukuran sebuah ruangan dapat dihitung berdasarkan ukuran dan jenis tatami yang dipakai.
Jakarta: Tatami merupakan alas lantai berbentuk persegi panjang yang kerap ditemukan di ruang bergaya Jepang atau washitsu, yang digunakan untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga, hingga melakukan aktivitas tradisional seperti upacara minum teh.
 
Selain memiliki fungsi sebagai penutup lantai, tatami juga menjadi acuan untuk menentukan luas ruangan. Dalam penyebutan ukuran ruang di Jepang, istilah jo atau jō digunakan untuk menunjukkan luas yang setara dengan sejumlah tatami.
 
Menariknya, ukuran tatami tidak sepenuhnya seragam di seluruh Jepang. Terdapat beberapa jenis ukuran yang berkembang berdasarkan wilayah dan sejarah arsitekturnya.
 

Mengenal Tatami

pexels-cottonbro-8748521(1)
Tatami untuk perjamuan. Foto: Pexels
 

Tatami adalah penutup lantai tradisional Jepang yang secara umum berbentuk persegi panjang dengan perbandingan panjang dan lebar sekitar 2:1. Tatami tradisional biasanya memiliki inti yang cukup padat dan permukaan yang dilapisi anyaman igusa atau tanaman rush.
 
Menurut produsen bahan bangunan Jepang DAIKEN, tatami merupakan salah satu material lantai tradisional Jepang yang secara historis dibuat menggunakan inti jerami dan lapisan luar dari anyaman igusa. 
 
Saat ini, tersedia pula tatami dengan bahan alternatif, seperti kertas olahan dan resin, yang dirancang untuk menawarkan karakteristik perawatan dan ketahanan berbeda.
 
Tatami umumnya digunakan di ruang bergaya Jepang. Selain memberikan tampilan khas, permukaannya juga dapat digunakan untuk duduk atau beristirahat.
 
Dalam konteks arsitektur, tatami memiliki fungsi yang lebih luas karena berkaitan dengan cara masyarakat Jepang mengukur dan menata ruang. 
 
Sebutan ruangan berukuran enam tatami, misalnya, merujuk pada ruangan yang luasnya setara dengan enam lembar tatami berdasarkan standar ukuran yang digunakan.


Daftar Ukuran Tatami Rumah Jepang


Ukuran tatami dapat berbeda berdasarkan standar regional. Empat jenis yang umum dikenal adalah Kyōma, Chūkyōma, Edoma, dan Danchima.
 
Berikut perbandingan ukuran masing-masing jenis tatami.
 
Screenshot 2026-10-29 at 12_30_09 PM
Sumber: DAIKEN
 

Kyōma

Kyōma, yang juga dikenal sebagai Honma atau Kansaima, merupakan jenis tatami berukuran relatif besar. Ukurannya sekitar 191 × 95,5 cm dan secara tradisional banyak digunakan di Kyoto serta wilayah Kansai.
 
Standar ini berkaitan dengan perkembangan arsitektur tradisional Jepang yang menggunakan ukuran tatami sebagai acuan penataan ruang. Karena dimensinya lebih besar daripada Edoma, luas ruangan dengan jumlah tatami yang sama dapat lebih besar jika menggunakan standar Kyōma.
 

Chūkyōma

Chūkyōma memiliki ukuran sekitar 182 × 91 cm. Jenis ini juga dikenal sebagai Sanrokuma dan banyak digunakan di wilayah sekitar Nagoya.
 
Dimensinya mendekati ukuran tatami yang sering dijadikan gambaran umum, yakni sekitar 91 × 182 cm. Meskipun demikian, ukuran aktual tetap dapat menyesuaikan kebutuhan ruangan dan standar yang digunakan.

 


Edoma

Edoma atau Kantōma memiliki ukuran sekitar 176 × 88 cm. Tatami jenis ini umum digunakan di Tokyo dan wilayah Kanto.
 
Dibandingkan Kyōma, ukuran Edoma lebih kecil. Perbedaan ini berkaitan dengan perkembangan sistem pengukuran dan konstruksi bangunan di wilayah timur Jepang.


Danchima

Danchima merupakan ukuran tatami yang berkembang untuk kebutuhan hunian tertentu, termasuk apartemen dan perumahan kolektif. Ukurannya sekitar 170 × 85 cm sehingga menjadi yang terkecil di antara empat jenis yang dibahas.
 
Penggunaan ukuran yang lebih kecil berkaitan dengan kebutuhan menyesuaikan tatami dengan dimensi ruangan pada tipe hunian tersebut.
 
Perlu diketahui bahwa pembagian wilayah di atas merupakan gambaran umum. Ukuran tatami yang digunakan pada bangunan tertentu bisa berbeda bergantung pada konstruksi dan standar yang diterapkan.


Luas Ruangan Berdasarkan Tatami


Dalam penyebutan ukuran rumah dan apartemen di Jepang, jumlah tatami sering digunakan untuk menggambarkan luas sebuah ruangan. Istilah 6-jō, misalnya, berarti ruangan dengan luas setara enam tatami menurut acuan yang digunakan.
 
Namun, luas ruangan sebenarnya bergantung pada jenis tatami. Berikut ilustrasi perbandingan luas berdasarkan empat standar ukuran tersebut.
 
Screenshot 2026-10-29 at 12_30_34 PM
 
 
Angka merupakan perkiraan matematis berdasarkan luas satu lembar tatami dikalikan jumlahnya. Luas aktual ruangan dapat berbeda karena susunan tatami, bentuk ruang, dan standar pengukuran yang digunakan.
 

Perbedaan Ukuran Tatami


Perbedaan ukuran tatami berkaitan dengan sejarah perkembangan arsitektur dan sistem pengukuran bangunan di Jepang.
 
Menurut referensi arsitektur Jepang JAANUS, standar Kyōma berkembang dengan sistem pengukuran yang berbeda dari sistem yang digunakan di wilayah Kanto. Dalam sistem Kyōma, ukuran tatami menjadi acuan penting dalam penataan ruang. 
 
 
Sementara itu, pada sistem Edoma, jarak antartiang bangunan menjadi salah satu acuan yang memengaruhi dimensi tatami. Perbedaan pendekatan tersebut ikut membentuk variasi ukuran tatami yang masih dikenal hingga saat ini.
 
Selain itu, perkembangan hunian modern turut mendorong penggunaan ukuran lain. Danchima, misalnya, digunakan pada tipe perumahan tertentu yang membutuhkan penyesuaian dimensi lantai.
 
Ukuran tatami bukan sekadar persoalan panjang dan lebar alas lantai. Variasi tersebut juga mencerminkan perkembangan teknik konstruksi dan tradisi arsitektur Jepang dari masa ke masa.


Tatami Setengah atau Half-Tatami


Selain ukuran persegi panjang, terdapat pula tatami setengah yang dikenal sebagai hanshō atau half-tatami. Ukuran ini umumnya memiliki bentuk mendekati persegi dengan dimensi sekitar setengah dari luas satu lembar tatami standar yang digunakan.
 
Tatami setengah dapat digunakan untuk membentuk pola lantai yang lebih bervariasi. Salah satu jenis yang dikenal adalah Ryūkyū tatami, yaitu tatami yang umumnya berbentuk hampir persegi dan tidak memiliki tepian kain seperti tatami tradisional pada umumnya.
 
Jenis tersebut kerap digunakan dalam desain interior Jepang modern karena memberikan tampilan yang lebih sederhana dan geometris.
 
Meskipun demikian, istilah tatami setengah tidak selalu berarti ukurannya sama di setiap produk. Dimensi aktual tetap bergantung pada standar dan desain yang digunakan.


Hal yang Perlu Diperhatikan


Bagi yang sedang mempelajari desain rumah Jepang atau mencari inspirasi interior bergaya Jepang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan tatami sebagai acuan ukuran ruangan.
 
1. Periksa standar ukuran tatami yang digunakan. Jangan langsung menganggap setiap lembar tatami memiliki dimensi 91 × 182 cm karena ukuran tersebut bukan satu-satunya standar yang berlaku.
 
2. Bedakan jumlah tatami dan luas ruangan dalam meter persegi. Penyebutan seperti 4,5-jō atau 6-jō dapat membantu memberikan gambaran ukuran ruang, tetapi luas sebenarnya bergantung pada standar yang digunakan.
 
3. Perhatikan bentuk dan susunan tatami. Tidak semua ruangan berbentuk persegi panjang sempurna, sehingga tata letak tatami bisa disesuaikan dengan kondisi bangunan.
 
4. Jika ingin memasang tatami pada rumah modern, ukur ruangan terlebih dahulu. Tatami umumnya dibuat atau disesuaikan dengan dimensi ruang, sehingga pengukuran aktual lebih dapat diandalkan daripada hanya menggunakan perkiraan berdasarkan jumlah lembar.
 
(Vira Farhatul Maula)


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)

MOST SEARCH