3. Pengawet
Pengawetan tujuannya adalah untuk memperpanjang kondisi penyimpanan makanan. Hal ini karena suatu bahan makanan pasti mengalami pembusukan. Pembusukan tersebut bisa terjadi karena berbagai macam hal, misalnya bakteri dan jamur, serangan tikus, atau karena zat di produk itu sendiri, seperti pembusukan yang terjadi pada buah dan sayur.Pengawetan paling alami dan sederhana adalah membungkus bahan mentah dengan bumbu yang tebal, seperti rendang misalnya. Rendang dapat bertahan hingga kurang lebih 3 bulan, yang penting dipanaskan setiap hari.
4. Penyedap rasa
Bahan ini digunakan untuk memberikan rasa yang berbeda kepada suatu makanan, misalnya rasa asin dari garam, asam dari perasan jeruk, kegurihan dari air rebusan kaldu ayam atau sapi. Itu adalah sebagian bahan penyedap rasa yang alami dan bisa di dapatkan di dapur rumah serta tempat perbelanjaan.Tetapi, ketenaran semua penyedap alami tersebut kalah oleh penyedap sintetis. Saking enaknya penyedap rasa sintetis yang mereknya sudah sohor itu, masyarakat terkadang memandang penyedap sintetis ini sangat berbahaya. Monosodium Glutamat, MSG, atau kamu lebih mengenal penyedap rasa buatan ini dengan nama 'mecin'.
Bahaya Zat Aditif bagi Kesehatan
Zat aditif memang bertujuan untuk meningkatkan penampilan makanan menjadi lebih menarik, dan juga kualitas makanan, ya. Tapi, penggunaan zat aditif buatan yang terlalu banyak juga bisa berbahaya bagi tubuh, lho! Berikut adalah dampak zat aditif buatan yang berbahaya bagi kesehatan kita:- Pemanis : Diabetes, obesitas, kanker
- Pewarna : Gatal-gatal, asma, dan tumor
- Pengawet : Alergi pada kulit dan luka pada lambung
- Penyedap rasa : Pusing dan mual
Kalian bisa mendapat berbagai informasi, pengetahuan, hingga tips pendidikan lainnya di kanal Pendidikan Medcom.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News