Siswa mengerjakan TKA. Foto: BKHM
Siswa mengerjakan TKA. Foto: BKHM

Pendaftaran TKA 2026 Dibuka Lebih Panjang, Bongkar Trik Lolos PTN Impian

Citra Larasati • 04 Agustus 2026 21:16
Ringkasnya gini..
  • Kemendikdasmen resmi membuka pendaftaran TKA 2026 hingga 27 September. Waktu persiapan kini jauh lebih panjang!
  • Nilai TKA jadi senjata ampuh tembus SNBP. Alumni SMAN 1 Surabaya sukses masuk FK UNAIR berkat nilai TKA istimewa.
  • TKA 2026 makin ramah siswa: durasi ujian ditambah jadi 75 menit dan ada simulasi gratis di platform Ayo Coba TKA.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/SMK sederajat.  Pendaftaran dibuka mulai 27 Juli hingga 27 September 2026, disusul pelaksanaan ujian pada 26 Oktober-8 November 2026.
 
Menariknya, rentang waktu pendaftaran tahun ini dibuat lebih panjang. Ini jelas jadi momen emas buat kamu yang ingin mematangkan persiapan, sekaligus mengamankan 'tiket VIP' menuju kampus impian lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Bukti Nyata Tembus Kedokteran UNAIR

Keampuhan nilai TKA untuk mengamankan kursi SNBP bukan isapan jempol. Yudhistira Almayda Basunjaya, alumni SMAN 1 Surabaya, membuktikan hal tersebut. Ia sukses melenggang ke program studi S1 Kedokteran di Universitas Airlangga (UNAIR) bermodal hasil TKA 2025 yang mendapat predikat istimewa.
 
Strategi Yudhistira sangat matang. Ia memilih mata pelajaran yang linier dengan tujuannya, yakni Biologi dan Kimia. Hasil gemilang di dua mapel itu tak hanya memvalidasi kemampuannya, tapi juga meyakinkan pihak kampus bahwa ia sangat layak duduk di kursi Fakultas Kedokteran.

"Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang," ujarnya dalam siaran pers, Selasa, 4 Agustus 2026.
 
Bagi Yudhistira, TKA bukan sekadar syarat administratif, melainkan parameter akurat untuk mengevaluasi hasil belajar selama tiga tahun di bangku SMA.

Jangan Cuma Kejar Hasil

Lalu, apa rahasianya? Yudhistira mengaku sudah mencicil materi jauh sebelum hari-H TKA. Ia tidak memakai sistem kebut semalam (SKS), melainkan membangun rutinitas belajar yang konsisten, fokus pada pemahaman konsep dasar, dan rajin try out.
 
Di sisi lain, support system dari sekolah juga krusial. SMAN 1 Surabaya diketahui rutin memfasilitasi siswanya dengan bimbingan intensif setiap Sabtu.
 
Kepada adik-adik kelasnya yang kini bersiap menghadapi TKA 2026, Yudhi berpesan agar lebih menikmati proses ketimbang pusing memikirkan hasil akhir. Jangan ragu berdiskusi dengan guru saat stuck di materi tertentu, dan pastikan mapel pilihan TKA selaras dengan prodi tujuan.
 
Kalaupun hasil SNBP meleset, ia mengingatkan agar tidak patah semangat karena masih ada jalur SNBT dan Ujian Mandiri. “Jadi, tetap percaya pada proses, terus berusaha, dan jangan menyerah hanya karena satu hasil belum sesuai harapan. Setiap jalur memiliki kesempatan yang sama untuk mengantarkan kita menuju cita-cita,” kenang dia.

Aturan Baru TKA 2026

Kabar baik lainnya, TKA 2026 membawa sejumlah pembaruan yang jauh menguntungkan siswa. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, memastikan evaluasi tahun lalu telah disempurnakan.
 
Kini, peserta tidak perlu overthinking karena jadwal diatur agar siswa hanya mengerjakan satu mapel wajib setiap harinya. Durasinya pun diperpanjang menjadi 75 menit agar pengerjaan lebih rileks dan maksimal.
 
Khusus anak SMK, ada penambahan hingga 50 mata pelajaran kejuruan yang disesuaikan dengan rumpun program keahlian. Bagi peserta yang data dirinya masih bermasalah (residu), tetap diizinkan mendaftar sembari melakukan perbaikan data.
 
Pengawasan juga akan diperketat dengan menggandeng lebih banyak perguruan tinggi. TKA tahun ini juga akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN) agar lebih efisien. Sebagai pemanasan, Kemendikdasmen telah menyiapkan platform Ayo Coba TKA. Di sini, Sobat Medcom dapat mengerjakan simulasi try out secara gratis untuk membaca pola soal dan mengukur kesiapan mental.
 
Kepala BKPDM, Toni Toharudin, menegaskan bahwa penyempurnaan ini adalah bentuk keberpihakan kementerian kepada murid, demi menghadirkan asesmen yang kredibel dan objektif. “Kami mengajak seluruh calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan,” kata Toni.
 
Yuk, manfaatkan waktu yang ada! Pastikan data dirimu sudah valid dan segera daftar melalui laman resmi TKA Kemendikdasmen. Saatnya ubah mimpimu jadi nyata di SNBP 2026!
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan