Guna mencegah terjadinya pelecehan seksual Ike menyampaikan ada beberapa upaya preventif yang dapat dilakukan. Berikut ini penjelasannya:
Regulasi dan Pedoman yang Jelas
Ike mengatakan, perlu adanya peraturan, pedoman, standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur bagaimana relasi antar sivitas academika dengan mengindahkan etik dari relasi yang tidak sehat. Selain itu, mendesain ruang-ruang yaug lebih terbuka dan mengurangi ruang tertutup juga perlu dilakukan oleh pihak kampus."Ini bisa sangat membantu untuk mengetahui segala perilaku yang ada di kampus memang berbasis etik supaya aman dan bisa menciptakan lingkungan kampus yang sehat," paparnya.
Gencarkan Kampanye Cegah Pelecehan Seksual
Hal lain yang dapat dilakukan yakni dengan concern pada upaya preventif melalui program sosialisasi, promosi kesehatan mental, dan awarness melalui media sosial tentang pelecehan seksual di kampus. Cara ini juga menjadi bentuk aktualisasi kebebasan hak mahasiswa untuk menyuarakan isu terkait pelecehan seksual tanpa adanya rasa ketakutan untuk bersuara.Baca: Belajar Manajemen Waktu dari Wisudawan Terbaik Unpad
Menyediakan Layanan Pelaporan dan Pendampingan
Penyediaan layanan pelaporan dan pendampingan korban pelecehan seksual dinilai penting. Bisa berupa help center, counselling conter, hotline service, atau portal web untuk korban."Bisa dilakukan dengan melakukan kejasama dengan pihak terkait untuk membuat sanksi khusus, kalau di ITS ada yang namanya Service Desk sebagai layanan aspirasi yang disertai pedoman penggunaan," terangnya.
Dukungan Sosial
Guna mencegah terjadinya pelecehan seksual dapat dilakukan dengan membangun perspektif korban, sehingga masyarakat kampus dapat dukungan sosial bagi korban dengan membentuk student support group. Selain itu juga dapat mengaktifkan peran lain dari dosen, karena dosen tidak hanya fokus pada akademik, namun seharusnya juga perhatian pada masalah-masalah pribadi dari mahasiswa."Peran dosen wali di sini juga sangat penting selama mendampingi mahasiswanya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News