Riset menunjukkan minum teh langsung setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi dan mineral penting lainnya dalam tubuh. Melansir dari akun Instagram @brin_indonesia, kebiasaan minum teh langsung setelah makan bisa menghambat penyerapan zat besi dan mineral penting. Meski begitu, bukan berarti teh tidak boleh diminum sama sekali.
Hal yang perlu diperhatikan adalah memberikan jeda waktu sekitar satu jam setelah makan dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Teh tetap sehat kalau diminum dengan bijak.
Lantas, mengapa minum teh setelah makan bisa berdampak pada penyerapan nutrisi dan bagaimana cara yang tepat mengonsumsinya? Simak selengkapnya di bawah ini:
BRIN menjelaskan teh hitam dan teh hijau mengandung tanin dan kafein yang bisa memengaruhi cara tubuh menyerap nutrisi dari makanan. Dikutip dari Alo Dokter, Tanin adalah senyawa alami yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu, seperti teh, kopi, cokelat, dan wine. Sedangkan, kafein merupakan zat yang digunakan untuk meredakan rasa kantuk, sehingga seseorang dapat tetap terjaga.
Kebiasaan minum teh setelah makan ternyata memiliki keterkaitan dengan penyerapan zat besi dalam tubuh. Hal ini sepele, tapi kebiasaan ini bisa berdampak ke tubuh kalau dilakukan terus-terusan. Yuk, cari tahu faktanya.
Fakta minum teh setelah makan
Minum teh setelah makan memang bikin segar, tapi kebiasaan ini bisa berdampak ke tubuh kalau dilakukan terus-terusan. Teh mengandung tanin dan kafein yang bisa memengaruhi cara tubuh menyerap nutrisi dari makanan. Apalagi kalau tehnya manis dan diminum setiap hari.Kandungan tanin dalam teh dapat mengikat zat besi dan menghambat penyerapannya oleh tubuh. Selain itu, teh juga dapat mengganggu penyerapan kalsium dan zinc, dua mineral penting yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan fungsi tubuh lainnya.
Konsumsi teh yang berlebihan juga dapat meningkatkan asupan gula, terutama jika teh diminum dalam kondisi manis. Hal ini tentu berdampak pada berat badan dan gula darah yang bisa ikut terdampak.
Dampak ke nutrisi minum teh setelah makan
Selain itu, ada beberapa dampak terhadap nutrisi ketika seseorang memiliki kebiasaan minum teh setelah makan. Dampak tersebut meliputi beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, antara lain:- Kebiasaan ini dapat menghambat penyerapan zat besi dari sayur, tahu, dan tempe.
- Minum teh setelah makan juga dapat mengganggu penyerapan kalsium dan zinc.
- Konsumsi gula yang berlebihan dapat membuat asupan gula jadi bertambah tanpa sadar.
- Berat badan dan gula darah bisa ikut terdampak.
- Kondisi lambung juga dapat menjadi lebih mudah bermasalah, seperti kembung atau nyeri ulu hati.
Apabila kebiasaan ini dilakukan dengan tepat, kandungan katekin dan flavonoid dalam teh justru dapat membantu mengatur metabolisme lemak setelah makan, mengurangi stres oksidatif, dan menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Teh juga bisa jadi pelengkap sehat, asalkan diminum dengan bijak dan tidak berlebihan.
Lalu, bagaimana tips aman minum teh? Yuk simak berikut ini.
Tips aman minum teh setelah makan
Bagi Sobat Medcom yang tetap ingin menikmati teh setelah makan, ada beberapa tips yang bisa diikuti agar tetap aman dan tidak mengganggu penyerapan nutrisi. Berikut tips yang bisa diterapkan:- Beri jeda minimal satu jam setelah makan, karena tanin teh dapat menurunkan penyerapan zat besi hingga 37 persen.
- Minum teh 30 menit sebelum makan dapat membantu hidrasi dan kontrol porsi.
- Batasi konsumsi maksimal 2-3 gelas per hari. Alternatif yang lebih aman adalah air putih atau jus buah segar tanpa gula.
- Dengan mengikuti tips ini, seseorang tetap bisa menikmati manfaat teh tanpa harus khawatir mengganggu penyerapan nutrisi penting dalam tubuh.
Manfaat minum teh
Minum teh setelah makan sebenarnya memiliki manfaat jika dilakukan dengan tepat. Kandungan katekin dan flavonoid dalam teh dapat memberikan berbagai keuntungan bagi kesehatan tubuh, yakni:- Teh dapat membantu mengatur metabolisme lemak setelah makan.
- Kandungan antioksidan dalam teh dapat mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.
- Teh juga berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.
- Selanjutnya, teh bisa menjadi pelengkap sehat, asalkan diminum dengan bijak dan tidak berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News