"Kami merasa terhormat dari BRIN karena para peneliti diundang ke Istana untuk berdialog dengan Bapak Presiden. Ya, sekaligus mendapat arahan dari Bapak Presiden karena memang beberapa kali kami melakukan presentasi temuan-temuan BRIN yang bisa digunakan untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa," kata Kepala BRIN Arif Satria di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.
Arif menuturkan BRIN menampilkan sekitar 150 hingga 200 produk hasil riset yang telah dikurasi dan dikelompokkan ke dalam 12 klaster penelitian. Sebagian produk yang dipamerkan merupakan inovasi yang telah siap dimanfaatkan, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap penyempurnaan namun memiliki prospek besar untuk dikembangkan.
Salah satu inovasi unggulan yang dipresentasikan adalah teknologi 'Absorbed Natural Gas (ANG)' yang memungkinkan penyimpanan gas pada tekanan rendah. Inovasi ini diharapkan bisa menjadi alternatif pengganti LPG sehingga bisa mengurangi ketergantungan impor dan menghemat devisa negara.

Presiden Prabowo Subianto melihat inovasi peneliti BRIN. DOK YouTube Sekretariat Presiden
Selain sektor energi, BRIN juga menghadirkan berbagai inovasi di bidang pangan, termasuk varietas padi biosalin yang mampu tumbuh di lahan berkadar garam tinggi. Selain itu, ada peralatan pertanian modern, hingga berbagai riset yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Hasil penelitian lain yang akan dipamerkan mencakup bidang antariksa, transportasi, nuklir, logam tanah jarang, perumahan, kesehatan, hingga produk inovasi untuk mendukung program prioritas presiden, seperti kampung nelayan hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Arif mengungkapkan pihaknya juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk perumusan Peta Jalan Riset Indonesia. Ini penting untuk memberikan arah riset di Indonesia ke depan.
"Kami sangat mengingat pesan dari Bapak Presiden bahwa penguasaan teknologi itu adalah martabat bangsa. Ini yang beliau sering kali sampaikan dan itu kami semakin bersemangat untuk bisa melakukan riset, untuk menghasilkan inovasi karena memang Bapak Presiden punya komitmen besar bahwa riset dan inovasi itu akan menjadi fondasi bagi kemajuan ekonomi Indonesia," ujar Arif.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda