Ilustrasi/UB
Ilustrasi/UB

Babi Impor dari Denmark Tiba, Pakar IPB Wanti-Wanti Risiko Heat Stress

Citra Larasati • 30 Juli 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • RI impor 546 babi dari Denmark untuk pulihkan populasi imbas ASF. Bibit ini unggul dan hasilkan lebih banyak anak.
  • Pakar Genetika IPB ingatkan risiko heat stress atau stres panas pada babi asal iklim sedang saat hidup di area tropis.
  • Manajemen kandang modern, gizi adaptif, dan kawin silang dengan babi lokal jadi kunci utama keberhasilan adaptasi.
Jakarta: Guna memulihkan populasi babi nasional yang sempat anjlok akibat hantaman wabah African Swine Fever (ASF), Indonesia mengambil langkah besar. Pada awal Juli lalu, sebanyak 546 ekor indukan babi jenis Landrace-Yorkshire (LY) asal Denmark tiba di Bandara Sam Ratulangi, Manado.
 
Pemilihan Denmark bukan tanpa alasan. Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof Ronny Rachman Noor, menjelaskan, negara Skandinavia tersebut diakui dunia sebagai pusat genetika babi terbaik. Potensi produktivitas bibit impor ini diyakini mampu mendongkrak kembali industri peternakan babi di Tanah Air.
 
“Bibit LY dinilai sangat baik, dengan rata-rata 14 anak per kelahiran, lebih banyak daripada babi lokal dengan 8 anak, sehingga efisiensi pakan lebih tinggi dan biaya produksi lebih rendah. Selain itu, dagingnya berkualitas dan bebas ASF,” ujarnya dikutip dari siaran pers IPB, Kamis, 30 Juli 2026.

Ancaman Heat Stress di Iklim Tropis

Meski membawa keunggulan genetik kelas wahid, Ronny memberikan catatan kritis. Babi "bule" yang terbiasa hidup di iklim sedang ini rawan mengalami heat stress atau stres panas saat dipindahkan ke kawasan tropis seperti Indonesia. Kondisi ini bisa ditandai dengan napas ternak yang terengah-engah, lonjakan suhu tubuh, hingga anjloknya tingkat produktivitas.

Agar investasi ini tidak berujung kerugian, Ronny menegaskan pentingnya penerapan Good Farming Practices (GFP) secara ketat. Modifikasi lingkungan kandang adalah garda terdepan untuk mencegah stres panas.
 
Peternak wajib memastikan sirkulasi udara berjalan optimal, menggunakan sistem pendingin seperti kipas angin maupun sprinkler air, mengatur jarak antar-ternak, serta mendesain lantai berparit agar kandang bebas dari kelembapan berlebih.

Nutrisi Adaptif dan Persilangan Genetik

Selain urusan kenyamanan tempat tinggal, perombakan formulasi pakan menjadi hal yang tak kalah esensial. Daya tahan tubuh babi impor ini harus ditopang dengan asupan gizi yang sudah disesuaikan dengan kondisi cuaca tropis.
 
“Pastikan formulasi pakan tropis mengandung energi yang tidak berlebihan, cukup protein untuk kebutuhan, serta menambahkan mineral seperti zink (Zn) dan selenium (Se) yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Ronny.
 
Ia juga menyoroti pentingnya akses tak terbatas ke sumber air minum yang bersih dan sejuk untuk mencegah dehidrasi. Pemberian suplemen pendamping seperti probiotik dan enzim juga disarankan guna mengoptimalkan kerja sistem pencernaan ternak.
 
Tantangan berikutnya ada pada sektor reproduksi dan kesehatan hewan. Protokol biosekuriti yang berlapis, sterilisasi kandang, hingga vaksinasi wajib dilakukan demi mempertahankan status bebas wabah.
 
“Pastikan suhu kandang induk tetap stabil agar mereka merasa nyaman dan siklus estrus tidak terganggu. Inseminasi buatan dapat meningkatkan kualitas genetik Denmark melalui kontrol reproduksi yang lebih akurat. Selain itu, melakukan crossbreeding dengan babi lokal dapat menghasilkan keturunan yang lebih cocok dan lebih tahan terhadap iklim tropis,” saran Ronny.
 
Sebagai penutup, pakar IPB ini juga mengingatkan pentingnya aspek sosial ekonomi, yakni pembekalan keahlian bagi peternak lokal. Transfer teknologi dari Denmark harus dikuasai agar Indonesia tidak terus-menerus bergantung pada impor dan mampu mencetak bibit unggul secara mandiri.
 
“Dengan menerapkan biosekuriti, nutrisi adaptif, dan manajemen kandang modern, babi dari Denmark mampu bertahan dan bahkan meningkatkan produktivitasnya di Indonesia," pungkas Ronny.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan