Rektor Unand, Yuliandri. Foto: Dok. Unand
Rektor Unand, Yuliandri. Foto: Dok. Unand

Rektor Unand Tegaskan 167 Mahasiswanya Bukan DO Tapi Mengundurkan Diri

Pendidikan Pendidikan Tinggi Universitas Andalas Perguruan Tinggi Mahasiswa
Citra Larasati • 21 Juli 2021 07:18
Jakarta:  Pemberitaan sebanyak 167 orang mahasiswa di Universitas Andalas (Unand), Padang Sumatera Barat ditanggapi oleh Rektor Unand, Yuliandri.  Ia menegaskan bahwa mahasiswa tersebut bukanlah berstatus DO (Drop Out) tetapi tepatnya mereka mengundurkan diri dengan catatan tidak mendaftar ulang pada tahapan semester berikutnya selama dua semester berturut-turut.
 
Intinya secara institusi Unand tidak pernah mengeluarkan mahasiswa sejumlah 167 tersebut.  "Sejumlah 167 bukanlah berstatus DO. Kalau bahasanya mahasiswa itu mengundurkan diri karena prinsipnya Unand tidak ada mengeluarkan mahasiswa. tepatnya mereka mengundurkan diri dengan catatan tidak mendaftar ulang pada tahapan semester berikutnya selama dua semester berturut-turut." kata Yuliandri pada Humas Unand, dikutip dari laman Unand, Rabu, 21 Juli 2021.
 
Yuliandri merinci, dari 167 mahasiswa mundur itu berasal dari dua fakultas. Yakni sebanyak 80 orang dari Fakultas Pertanian dan 87 lainnya dari Fakultas Ilmu Budaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:  Belajar dari Kasus Unand, Dikti Minta Kampus Tertib Perbarui Data Mahasiswa
 
Diduga ada di antara mereka yang kembali ikut seleksi pada perguruan tinggi lain tetapi tidak memberikan informasi pada jurusan di fakultas mereka kuliah sebelumnya. Ini murni persoalan informasi yang terputus dari pihak mahasiswa ke kampus.
 
Seharusnya mereka menyampaikan informasi terkait pengunduran diri disertai alasan yang jelas, sehingga tidak menimbulkan persoalan bagi Unand.
 
“Mahasiswa 167 orang tersebut terkait dengan aturan dibuat berdasarkan Peraturan Rektor Unand Nomor 14 Tahun 2020 tentang Peraturan Akademik Program Sarjana Universitas Andalas pada Pasal 14 ayat 2. Pasal itu menyatakan mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang dua semester berturut-turut dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa,“ tegas Yuliandri.
 
Baca juga:  Mengkonfirmasi Kabar 167 Mahasiswa Unand Dikeluarkan, Dikti Langsung Telepon Rektor
 
Jika ada di antara mahasiswa tersebut yang mengalami persoalan pembiayaan uang kuliah, maka kampus akan mencarikan solusi agar yang bersangkutan dapat melanjutkan kuliahnya. Keterbukaan informasi untuk berkomunikasi bagi mahasiswa pada institusi kampus itu penting guna keberlanjutan perkuliahan.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif