Open Campus Unpad Kampus Jakarta. DOK Unpad
Open Campus Unpad Kampus Jakarta. DOK Unpad

Unpad Kampus Jakarta Buka 10 Prodi Magister Berbasis Proyek, Lulus Tanpa Tesis

Renatha Swasty • 02 November 2026 15:54
Ringkasnya gini..
  • Universitas Padjadjaran Kampus Jakarta memperkenalkan 10 program studi Magister Berbasis Proyek dengan skema kelulusan tanpa tesis.
  • Program ini menawarkan waktu perkuliahan fleksibel menggunakan model hybrid .
  • Sebagai ganti tesis, mahasiswa wajib menyelesaikan Capstone Project, proyek akhir yang mengangkat dan memecahkan persoalan nyata di tempat kerja.
Jakarta: Universitas Padjadjaran Kampus Jakarta memperkenalkan 10 program studi Magister Berbasis Proyek. Skema ini menawarkan fleksibilitas waktu perkuliahan serta penyelesaian studi tanpa tesis. 

“Kami menawarkan flexible time, artinya tidak harus memilih apakah bersekolah atau bekerja. Kami juga tidak menggunakan tesis, tetapi capstone project, di mana proyek-proyek yang dilakukan berhubungan dengan pekerjaan,” ujar Kepala Kantor Unpad Kampus Jakarta, Dian Masyita, di depan 95 peserta Open Campus di Unpad Kampus Jakarta, Plaza Inare Lt. 10, Mega Kuningan, Jakarta Selatan dikutip dari laman unpad.ac.id, Senin, 2 November 2026.

Ke-10 Program Studi Master by Project (Magister Berbasis Proyek/MBP) yang ditawarkan meliputi: 
  1. Magister Agronomi
  2. Magister Inovasi Regional
  3. Magister Ekonomi Terapan
  4. Magister Ilmu Keberlanjutan
  5. Magister Farmasi
  6. Magister Pariwisata Berkelanjutan
  7. Magister Ilmu Hukum
  8. Magister Akuntansi
  9. Magister Ilmu Komunikasi
  10. Magister Manajemen
Program ini menerapkan model pembelajaran hybrid dengan komposisi sekitar 70 persen perkuliahan daring dan 30 persen tatap muka di kampus. Perkuliahan dirancang fleksibel dengan menyesuaikan waktu setelah jam kerja (after office hour). 

Program MBP Unpad tidak mewajibkan mahasiswa menyusun tesis sebagai tugas akhir, melainkan menerapkan skema capstone project. Melalui skema ini, mahasiswa dapat mengangkat persoalan nyata yang dihadapi dalam bidang pekerjaan atau profesinya untuk dianalisis dan dikembangkan menjadi solusi sebagai proyek akhir perkuliahan. 

Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan untuk memperluas jejaring (networking) dengan dosen, praktisi, hingga alumni Unpad yang tersebar di berbagai bidang. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga dapat saling bertukar pengalaman dan memperluas wawasan profesional. 

Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Unpad, Trie Damayanti, menuturkan pembukaan program ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan jenjang magister. Hal itu agar lulusannya memiliki kompetensi lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan sarjana. 
 
Program ini dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut melalui pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan sesuai kebutuhan dunia profesional. “Silakan tetap bekerja, tetapi juga menambah ilmu di tengah kesibukan. Dengan begitu, pekerjaan dan penghasilan tetap berjalan tanpa terganggu, sementara pengetahuan dan pendidikan juga terus meningkat,” ujar Trie. 

Dalam kegiatan Open Campus tersebut, peserta mengikuti sesi sharing session bersama masing-masing prodi yang menghadirkan ketua program studi (kaprodi). Melalui sesi ini, peserta berkesempatan mengenal lebih jauh program studi yang diminati sekaligus memperoleh informasi langsung terkait pelaksanaan perkuliahan MBPUnpad. 

Salah satu peserta Open Campus Magister Berbasis Project, Dian, mengaku tertarik melanjutkan studi magister untuk menambah pengetahuan di tengah kesibukan pekerjaan. Ia menilai fleksibilitas sistem perkuliahan serta kehadiran Unpad Kampus Jakarta menjadi daya tarik tersendiri karena memudahkannya dalam membagi waktu antara pekerjaan dan pendidikan. 

“Dinamika pekerjaan menuntut kita untuk terus meningkatkan keilmuan, sekaligus memperluas hubungan dan membangun relasi. Setelah mengetahui adanya program dengan sistem perkuliahan yang fleksibel di Jakarta, saya merasa tertarik,” ujar Dian yang saat ini bekerja di BPJS Kesehatan. 

Kepala Kantor Unpad Kampus Jakarta, Dian, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan memperluas peluang karier di tengah dinamika dunia kerja. Pendidikan magister diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi diri, baik bagi mereka yang telah bekerja maupun yang sedang mencari peluang pekerjaan. 

“Bagi yang sedang bekerja, manfaatkan waktu untuk terus menambah ilmu tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Inilah saatnya untuk belajar lebih lanjut dan mengembangkan pengetahuan agar dapat membuka peluang baru,” ujar dia. 

Program MBP Unpad dibuka dalam dua gelombang pendaftaran setiap tahunnya. Informasi lebih lanjut mengenai program studi, persyaratan, dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) di smup.unpad.ac.id/magister-berbasis-project/.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan