NEWSTICKER
Plt. Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Plt. Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Pendaftaran 'Relawan Covid-19' untuk Mahasiswa Ditutup Sementara

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 24 Maret 2020 14:53
Jakarta: Sejak dibuka pada hari Jumat, 20 Maret 2020 hingga hari ini Selasa, 24 Maret 2020 jumlah pendaftar Relawan Kemanusiaan Melawan covid-19 sudah mencapai 15.000 mahasiswa. Saat ini pendaftaran relawan tersebut ditutup sementara dan akan dibuka kembali jika memang membutuhkan relawan tambahan.
 
Plt. Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam menyampaikan, 15.000 mahasiswa calon relawan yang sudah mendaftar tersebut masuk dalam Batch I. Mereka akan segera mendapatkan pembekalan pada Kamis 26 Maret dan mendapatkan penugasan.
 
“Kita siapkan dulu yang Batch pertama ini dengan pembekalan serta penugasannya,” terang Nizam kepada Medcom.id, di Jakarta, Selasa 24 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut Nizam mengatakan, untuk sebaran mahasiswa yang mendaftar cukup merata. Namun secara jumlah masih didominasi mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi di pulau Jawa.
 
“Tentu yang terbanyak ya di Jawa karena populasinya paling tinggi. Tapi sebarannya ada di seluruh Indonesia,” jelasnya.
 
Sebelumnya diberitakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengundang mahasiswa di bidang kesehatan untuk menjadi Relawan Kemanusiaan Melawan covid-19. Para relawan ini diajak Nadiem untuk bergotong royong dan menjadi pahlawan untuk negara dalam melawan Korona.
 
"Ini adalah gerakan sukarela. Negara membutuhkan pahlawan-pahlawan medis yang berjuang bersama demi masyarakat,” kata Nadiem dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Nantinya para relawan ini tidak serta merta langsung menangani pasien. Melainkan akan disebar, di antaranya untuk membantu program-program komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat, melayani call center, dan menyiapkan diri sebagai tenaga bantuan dalam kondisi darurat sesuai kompetensi dan kewenangannya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif