GIHES 2026
GIHES 2026

Pesantren Go Internasional: Universitas Darunnajah Pimpin Forum GIHES 2026 Bahas Era AI

Citra Larasati • 12 September 2026 18:33
Ringkasnya gini..
  • UDN ambil peran strategis pimpin diskusi panel dan kepanitiaan di forum internasional pendidikan Islam GIHES 2026.
  • Deklarasi GIHES 2026 dorong pendidikan holistik pesantren dan tegaskan pentingnya etika AI bagi pelajar.
  • Dihadiri tokoh nasional, forum ini buktikan sistem pesantren diakui dunia sebagai model pendidikan masa depan.
Jakarta: Universitas Darunnajah (UDN) unjuk gigi di kancah global dengan mengambil peran penting dalam perhelatan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. Berlangsung pada 5-6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, forum ini menjadi ajang pembuktian bahwa sistem pendidikan pesantren tak lekang oleh waktu dan siap menjawab tantangan modern, termasuk masifnya penggunaan kecerdasan buatan (AI).

Jajaran petinggi UDN hadir langsung mengawal jalannya acara. Presiden Universitas Darunnajah Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., beserta K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs. yang didaulat sebagai salah satu ketua panitia pelaksana, turun tangan memastikan forum lintas negara ini berjalan sukses.

Rektor UDN, Assoc. Prof. Dr. Much. Hasan Darojat, yang juga menjabat di kepanitiaan bidang Hubungan Internasional, mendapat kepercayaan memimpin salah satu diskusi panel strategis. Ia turut didampingi oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UDN Anas Fauzi, M.Pd., dan Kepala Sekretaris UDN Bayu Arief Mahendra, S.H., M.A.

Menurut Hasan, GIHES 2026 bukan sekadar acara seremonial, melainkan panggung nyata untuk membedah masa depan pendidikan holistik di tengah gempuran zaman, sekaligus membuktikan ketangguhan sistem pesantren di hadapan dunia.

Sinergi Global Peringati 1 Abad Gontor

Mengusung tema “Exploring and Revealing the Pesantren Education System”, GIHES 2026 merupakan bagian dari perayaan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Forum bergengsi ini lahir dari kolaborasi apik antara PMDG, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG).

Demi menjaga kualitas diskusi, kepesertaan dibatasi super eksklusif hanya untuk 300 orang. Ratusan delegasi tersebut mewakili 209 lembaga, mulai dari pesantren, kampus, organisasi Islam, hingga lembaga filantropi, dari berbagai belahan dunia seperti Amerika Serikat, Malaysia, Mesir, Nigeria, Irak, Iran, dan Thailand.

Tokoh-tokoh nasional yang hadir turut menyoroti keunggulan sistem pesantren. "Pendidikan adalah investasi peradaban dan konsep pendidikan holistik pesantren layak diadopsi sebagai model pendidikan masa depan," kata Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam siaran persnya, di Jakarta, 12 September 2026.

Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily turut menambahkan bahwa pesantren adalah sekolah kehidupan. "Di lingkungan pesantren, santri tidak hanya belajar dari buku, tetapi digembleng lewat disiplin keseharian, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan," kata Ace.

Di sisi lain, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang hadir sebagai tamu kehormatan menyentil soal kesenjangan antara teori akademis dan realitas dunia kerja. Menurut JK, pendidikan yang ideal harus mampu menyeimbangkan kemampuan berpikir, kematangan hati, dan keterampilan praktis layaknya yang diajarkan dalam sistem pesantren.

Soroti Etika AI dalam Deklarasi GIHES 2026

Selama dua hari, para delegasi membedah isu-isu krusial seperti kurikulum holistik, pengembangan kelembagaan, hingga kepemimpinan. Menariknya, deklarasi tersebut tidak hanya berfokus pada kekuatan tradisi, tetapi juga mendesak penerapan etika dalam penggunaan AI di dunia pendidikan.

Forum sepakat bahwa penilaian terhadap individu tidak boleh direduksi menjadi sekadar hasil olahan mesin, setiap pelajar harus tetap dijaga integritas dan keaslian jati dirinya.

Rangkaian acara kemudian ditutup secara elegan lewat Malam Peradaban di Gedung Nusantara MPR/DPR RI bersama para duta besar negara sahabat. Ke depan, hasil forum ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan kelompok kerja lintas negara dan pembangunan platform kolaborasi global.

Bagi Universitas Darunnajah, manuver aktif di GIHES 2026 ini semakin mempertegas posisinya. UDN membuktikan bahwa nilai-nilai pesantren bukanlah sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber inovasi akademik yang siap dikaji dan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan peradaban masa depan.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan