Masa jabatan Purbaya terbilang singkat. Ia menjabat sebagai Menkeu hanya satu tahun sejak 8 September 2025, untuk menggantikan Sri Mulyani.
Per 14 September 2026, Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menkeu. Ia digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara.
Latar belakang Purbaya dan Suahasil khususnya dalam pendidikan sangat berbeda. Purbaya memulai dari disiplin teknik, baru kemudian beralih total ke ekonomi saat S2 dan S3, sedangkan Suahasil sejak S1 sudah konsisten di jalur ekonomi.
Seperti apa profil Purbaya Yudhi Sadewa dan Suahasil Nazara? Yuk simak profil keduanya:
Profil Purbaya Yudhi Sadewa
Melansir laman lps.go.id, Purbaya Yudhi Sadewa merupakan ekonom dan insinyur asal Bogor, Jawa Barat. Pria kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 ini pernah studi di dalam maupun luar negeri. Berikut rekam pendidikan Purbaya Yudhi Sadewa:Pendidikan Purbaya Yudhi Sadewa
- S1 Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung
- S2: Ilmu Ekonomi Purdue University, Amerika serikat
- S3: Ilmu Ekonomi Purdue University
Purbaya juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016-Mei 2018). Selain itu, dia pernah menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (November 2015-Juli 2016).
Purbaya juga pernah menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015). Kemudian, ia menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014).
Selain itu, ia tercatat sebagai Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014), Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking) di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-sekarang). Ia juga menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016-sekarang) dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015-sekarang).
Jauh sebelum masuk ke pemerintahan, Purbaya berkarier di berbagai perusahaan, seperti:
- Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994)
- Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005)
- Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008)
- Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013)
- Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015)
Profil Suahasil Nazara
Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Suahasil meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada tahun 1994.Ia kemudian melanjutkan studi ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada tahun 1997. Selanjutnya, ia menyelesaikan program doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi pada tahun 2003.
Karier Suahasil Nazara
Perjalanan karier Suahasil dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) sejak 1999. Dia meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi pada tahun 2009.Di lingkungan akademik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008), serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).
Keterlibatannya dalam kebijakan publik semakin luas melalui perannya sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015), Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), serta Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).
Karier Suahasil di Kementerian Keuangan kian signifikan ketika ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016. Pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju. Saat itu, dia mendampingi Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Suahasil Nazara juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ex-Officio dari Kementerian Keuangan. Dia dilantik pada Januari 2020.
Baca Juga :