Alokasi Formasi Calon Praja SPCP IPDN 2026. DOK Instagram @humasipdn.id
Alokasi Formasi Calon Praja SPCP IPDN 2026. DOK Instagram @humasipdn.id

IPDN Buka 1.410 Formasi SPCP 2026, Cek Rincian Kuota Provinsi dan Prodimu!

Bramcov Stivens Situmeang • 17 September 2026 12:00
Ringkasnya gini..
  • IPDN membuka 1.410 formasi SPCP 2026 yang terdiri dari 1.200 kuota untuk 32 provinsi luar Papua dan 210 kuota khusus untuk 6 provinsi di Papua.
  • Seluruh formasi terbagi ke dalam 10 program studi D-IV, mulai dari Administrasi Pemerintahan Daerah hingga Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan.
  • Pelaksanaan tes SKD dijadwalkan pada 22 September hingga 7 Oktober 2026, dilanjutkan dengan rangkaian tes kesehatan, psikotes, dan pantukhir.
Jakarta: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merilis alokasi formasi Calon Praja untuk Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Tahun 2026. Total formasi yang tersedia mencapai 1.410 kuota, yang terbagi untuk wilayah di 32 provinsi di luar Papua serta enam provinsi di Papua.

Sebelum membahas rincian formasi. Yuk kenalan terlebih dahulu dengan IPDN yang dikutip dari laman spcp.ipdn.ac.id dan Instagram @humasipdn.id:

Sekolah Kedinasan IPDN_ Dok IPDN
Sekolah Kedinasan IPDN. Dok IPDN

IPDN

IPDN merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampus ini berlokasi di Jalan Ir. Soekarno KM 20, Cibeusi, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sejarah IPDN berawal dari sekolah pendidikan Pamong Praja pada masa Hindia Belanda pada 1920. Lembaga itu kemudian berkembang menjadi Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) pada 1956 dan ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada 1992.

Pada 2004, STPDN digabungkan dengan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2004. Sejak saat itu, lembaga ini menggunakan nama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Setelah mengetahui profil singkatnya, lantas berapa alokasi formasi Calon Praja IPDN 2026? Simak rinciannya di bawah ini.

Alokasi Formasi Calon Praja IPDN 2026

IPDN menyediakan total 1.410 formasi dalam SPCP Tahun 2026. Rinciannya terdiri atas 1.200 kuota untuk 32 provinsi di luar wilayah Papua dan 210 kuota untuk wilayah Papua.

Alokasi tercantum dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.2.1-2004 Tahun 2026 tentang Alokasi Formasi Calon Praja pada Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026.

Berikut rincian alokasi formasi Calon Praja IPDN 2026 untuk 32 provinsi di luar Papua:

Di luar wilayah Papua

  1. Aceh: 54 formasi
  2. Sumatera Utara: 74 formasi
  3. Sumatera Barat: 46 formasi
  4. Riau: 32 formasi
  5. Kepulauan Riau: 22 formasi
  6. Jambi: 30 formasi
  7. Sumatera Selatan: 42 formasi
  8. Kepulauan Bangka Belitung: 22 formasi
  9. Bengkulu: 28 formasi
  10. Lampung: 38 formasi
  11. DKI Jakarta: 20 formasi
  12. Jawa Barat: 62 formasi
  13. Banten: 24 formasi
  14. Jawa Tengah: 78 formasi
  15. D.I. Yogyakarta: 18 formasi
  16. Jawa Timur: 84 formasi
  17. Kalimantan Barat: 36 formasi
  18. Kalimantan Tengah: 36 formasi
  19. Kalimantan Timur: 28 formasi
  20. Kalimantan Selatan: 34 formasi
  21. Kalimantan Utara: 18 formasi
  22. Bali: 26 formasi
  23. Nusa Tenggara Barat: 28 formasi
  24. Nusa Tenggara Timur: 52 formasi
  25. Sulawesi Selatan: 56 formasi
  26. Sulawesi Tengah: 34 formasi
  27. Sulawesi Utara: 38 formasi
  28. Gorontalo: 20 formasi
  29. Sulawesi Tenggara: 42 formasi
  30. Sulawesi Barat: 20 formasi
  31. Maluku: 30 formasi
  32. Maluku Utara: 28 formasi
  33. Jumlah: 1200 formasi

Kuota Papua OAP dan NON OAP

Untuk wilayah Papua, kuota 210 formasi itu dirinci berdasarkan status Orang Asli Papua (OAP) dan Non-OAP di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota pada enam provinsi. Berikut rinciannya:

Provinsi Papua
  1. Provinsi Papua: 7 OAP, 7 Non-OAP
  2. Kabupaten Biak Numfor: 3 OAP
  3. Kabupaten Jayapura: 3 OAP
  4. Kabupaten Keerom: 3 OAP
  5. Kabupaten Kepulauan Yapen: 3 OAP
  6. Kabupaten Mamberamo Raya: 3 OAP
  7. Kabupaten Sarmi: 3 OAP
  8. Kabupaten Supiori: 3 OAP
  9. Kabupaten Waropen: 3 OAP
  10. Kota Jayapura: 3 OAP
  11. OAP: 34, Non-OAP: 7

Provinsi Papua Barat
  1. Provinsi Papua Barat: 7 OAP, 7 Non-OAP
  2. Kabupaten Fakfak: 3 OAP
  3. Kabupaten Kaimana: 3 OAP
  4. Kabupaten Manokwari: 3 OAP
  5. Kabupaten Manokwari Selatan: 3 OAP
  6. Kabupaten Pegunungan Arfak: 3 OAP
  7. Kabupaten Teluk Bintuni: 3 OAP
  8. Kabupaten Teluk Wondama: 3 OAP
  9. OAP: 28, Non-OAP: 7

Provinsi Papua Tengah
  1. Provinsi Papua Tengah: 7 OAP, 7 Non-OAP
  2. Kabupaten Deiyai: 3 OAP
  3. Kabupaten Dogiyai: 3 OAP
  4. Kabupaten Intan Jaya: 3 OAP
  5. Kabupaten Mimika: 3 OAP
  6. Kabupaten Nabire: 3 OAP
  7. Kabupaten Paniai: 3 OAP
  8. Kabupaten Puncak: 3 OAP
  9. Kabupaten Puncak Jaya: 3 OAP
  10. OAP: 31, Non-OAP: 7

Provinsi Papua Pegunungan
  1. Provinsi Papua Pegunungan: 7 OAP, 7 Non-OAP
  2. Kabupaten Jayawijaya: 3 OAP
  3. Kabupaten Lanny Jaya: 3 OAP
  4. Kabupaten Mamberamo Tengah: 3 OAP
  5. Kabupaten Nduga: 3 OAP
  6. Kabupaten Pegunungan Bintang: 3 OAP
  7. Kabupaten Tolikara: 3 OAP
  8. Kabupaten Yahukimo: 3 OAP
  9. Kabupaten Yalimo: 3 OAP
  10. OAP: 31, Non-OAP: 7

Provinsi Papua Selatan
  1. Provinsi Papua Selatan: 7 OAP, 7 Non-OAP
  2. Kabupaten Asmat: 3 OAP
  3. Kabupaten Boven Digoel: 3 OAP
  4. Kabupaten Mappi: 3 OAP
  5. Kabupaten Merauke: 3 OAP
  6. OAP: 19, Non-OAP: 7

Provinsi Papua Barat Daya
  1. Provinsi Papua Barat Daya: 7 OAP, 7 Non-OAP
  2. Kabupaten Maybrat: 3 OAP
  3. Kabupaten Raja Ampat: 3 OAP
  4. Kabupaten Sorong: 3 OAP
  5. Kabupaten Sorong Selatan: 3 OAP
  6. Kabupaten Tambrauw: 3 OAP
  7. Kota Sorong: 3 OAP
  8. OAP: 25, Non-OAP: 7

Ilustrasi Pamong Praja Muda IPDN_ DOK YouTube Sekretariat Presiden
Ilustrasi Pamong Praja Muda IPDN. DOK YouTube Sekretariat Presiden

Rincian Formasi Berdasarkan Program Studi

Selain dibagi berdasarkan wilayah, alokasi Calon Praja IPDN 2026 tersebar dalam 10 program studi. Berikut rinciannya:
  1. D-IV Administrasi Pemerintahan Daerah: 144 formasi
  2. D-IV Keuangan Publik: 144 formasi
  3. D-IV Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik: 140 formasi
  4. D-IV Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik: 145 formasi
  5. D-IV Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat: 135 formasi
  6. D-IV Politik Indonesia Terapan: 134 formasi
  7. D-IV Praktek Perpolisian Tata Pamong: 138 formasi
  8. D-IV Studi Kebijakan Publik: 146 formasi
  9. D-IV Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil: 137 formasi
  10. D-IV Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan: 147 formasi
 

Jadwal Seleksi IPDN 2026

  1. Pengumuman Jadwal SKD (Lokasi, Waktu dan Sesi Ujian): 18-21 September 2026
  2. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September-7 Oktober 2026
  3. Pengumuman hasil SKD: Oktober 2026
  4. Verifikasi faktual dan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
  5. Tes kesehatan tahap I: Oktober 2026
  6. Tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
  7. Seleksi Penentuan Akhir (Tes Kesehatan II, Kesamaptaan, Wawancara) di Kampus IPDN Jatinangor: Oktober-November 2026
  8. Pengumuman kelulusan akhir dan registrasi calon praja: November 2026
Sobat Medcom, itulah rincian alokasi formasi Calon Praja IPDN Tahun 2026 berdasarkan provinsi dan program studi. Semoga berhasil ya!
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan