Jakarta: Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali membuka Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Pascasarjana untuk jenjang magister, doktor, profesi, program spesialis dan subspesialis. Seleksi dibuka melalui berbagai jalur penerimaan.
“Kalau dilihat dari tren pendaftar, terus naik dengan berbagai macam jalur yang dibuka,” ujar Kepala Kantor Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Unpad, Anas, dalam Sosialisasi SMUP Pascasarjana Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027 dikutip dari laman unpad.aci.id, Senin, 7 September 2026.
Anas mengatakan penyediaan beragam jalur seleksi dan skema penerimaan turut mendorong peningkatan jumlah pendaftar. Selain jalur reguler, calon mahasiswa dapat mengikuti jalur kerja sama dan jalur pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan masing-masing program studi.
Calon peserta yang ingin mengikuti proses seleksi perlu menyiapkan dokumen persyaratan sejak awal agar seluruh ketentuan administrasi dapat dipenuhi sesuai jadwal penerimaan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat (eligible), peserta akan mengikuti tahapan seleksi yang diselenggarakan program studi, berupa wawancara maupun ujian sesuai ketentuan masing-masing program.
“Yang paling penting adalah verifikasi. Pertama, verifikasi dokumen resmi seperti ijazah dan transkrip. Selain itu juga kartu identitas, serta sertifikat TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Inggris). Setelah eligible keluar, kemudian interview atau ujian prodi lainnya, baru penentuan kelulusan,” ujar dia.
Anas menjelaskan ketentuan skor minimum TKA dan TKBI bervariasi sesuai jenjang, yaitu tidak ada skor minimum untuk jenjang magister dan profesi, sedangkan untuk jenjang doktor serta spesialis dan subspesialis antara 475 hingga 500.
Sertifikat TKA dan TKBI harus berasal dari lembaga penyelenggara resmi dan terakreditasi agar proses verifikasi tidak terkendala, terutama jika pendaftaran dilakukan mendekati sesi ketiga. Sejumlah jalur dan skema beasiswa tidak dibuka pada Gelombang II ini, yaitu Beasiswa Unpad (BPUPP dan BPDP), Beasiswa PMDSU, serta program fast track dari jenjang S-1 ke S-2.
Calon mahasiswa yang berencana menempuh jalur maupun skema tersebut disarankan mencari alternatif lain yang masih tersedia. Anas juga menyarankan mendaftar lebih awal agar memiliki cukup waktu melengkapi atau memperbaiki dokumen.
Pendaftaran pada sesi kedua menjadi pilihan ideal karena peserta yang belum eligible masih memiliki kesempatan pada sesi berikutnya. “Kalau di sesi ketiga sudah tidak ada waktu untuk memperbaiki,” beber dia.
Bagi calon mahasiswa yang berencana mengikuti program beasiswa, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI), agar mendaftar lebih awal. Sehingga, memiliki waktu mempersiapkan seluruh persyaratan.
Bagi calon pendaftar beasiswa alumni berkinerja dan berprestasi, diimbau memilih jalur pendaftaran yang sesuai agar dapat mengikuti proses seleksi pada kategori beasiswa yang dituju. Pendaftaran SMUP Pascasarjana Gelombang II jalur reguler berlangsung pada 14 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027, sementara pendaftaran program spesialis dan subspesialis dibuka hingga 28 Desember 2026.
Informasi lengkap mengenai program studi, persyaratan, jalur seleksi, jadwal penerimaan, biaya kuliah, serta beasiswa yang tersedia dapat diakses melalui laman resmi SMUP Unpad.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan