Sebelum masuk ke contoh soal, penting untuk memahami terlebih dahulu gambaran umum OMI 2026 sebagai ajang kompetisi tingkat nasional. Simak ulasan ini dikutip dari laman madrasahebat.com dan wayground.com:
Apa Itu OMI 2026?
Olimpiade Madrasah Indonesia merupakan kompetisi sains dan riset yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui Direktorat KSKK Madrasah. Ajang ini diikuti siswa dari berbagai jenjang, mulai dari MI, MTs, hingga MA di seluruh Indonesia.Pada 2026, OMI mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju." Melalui tema ini, peserta diharapkan mampu memadukan nilai keislaman dengan penguasaan ilmu pengetahuan.
Khusus di jenjang MTs, cabang IPS Terintegrasi menjadi salah satu bidang yang dilombakan. Materinya mencakup geografi, ekonomi, sejarah, hingga wawasan keislaman yang dikaitkan dengan ilmu sosial.
Belajar. DOK shutterstock
Lantas, seperti apa bentuk soalnya? Berikut penjelasannya.
10 Contoh Soal OMI IPS MTs 2026
1. Soal 1Ketika arah kiblat berubah dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram, aspek apa yang paling relevan dengan penentuan arah kiblat menggunakan peta dasar?
A. Kiblat merupakan titik geografis yang tetap
B. Hubungan arah kiblat dengan pergerakan matahari
C. Penggunaan kompas untuk menunjukkan arah utara
D. Rotasi Bumi sebagai penentu arah
2. Soal 2
Seorang musafir di Makassar menentukan arah kiblat menghadap barat laut. Mengapa berbeda dengan orang di Eropa atau Amerika?
A. Karena posisi geografis tiap wilayah terhadap Makkah berbeda
B. Karena kompas di setiap negara memiliki skala berbeda
C. Karena rotasi Bumi memengaruhi arah kiblat tiap negara
D. Karena perbedaan zona waktu antarwilayah
3. Soal 3
Apa relevansi penggunaan GPS atau kompas digital dalam penentuan arah kiblat?
A. Teknologi modern membuat umat Islam tidak perlu lagi berdiskusi tentang arah kiblat.
B.Kepatuhan dalam menggunakan alat yang akurat adalah manifestasi dari ketaatan.
C. Teknologi modern dapat menggantikan peran ulama dalam menentukan kiblat.
D. GPS dan kompas digital tidak bisa diandalkan karena bukan alat tradisional
4. Soal 4
Mengapa arah kiblat pada proyeksi peta bisa berbeda?
A. Karena distorsi akibat jenis proyeksi peta
B. Karena arah kiblat berubah sesuai waktu
C. Karena peta tidak memengaruhi arah
D. Karena perbedaan zona waktu
5. Soal 5
Mengapa arah kiblat di Indonesia mengarah ke barat laut?
A. Karena posisi Indonesia dan Makkah tidak sejajar lintang
B. Karena kompas memiliki penyimpangan
C. Karena rotasi bumi membelokkan arah
D. Karena Indonesia di khatulistiwa
6. Soal 6
Apa pertimbangan utama dalam menentukan arah kiblat?
A. Jarak dan posisi geografis terhadap Makkah
B. Waktu setempat
C. Kondisi cuaca
D. Jumlah penduduk muslim
7. Soal 7
Garis lurus menuju Makkah pada peta disebut?
A. Garis kiblat (great circle)
B. Garis lintang
C. Garis bujur
D. Garis khatulistiwa
8. Soal 8
Alat bantu paling relevan untuk menentukan arah kiblat pada peta adalah?
A. Kompas
B. Termometer
C. Barometer
D. Higrometer
9. Soal 9
Mengapa distorsi peta Mercator menjadi masalah dalam penentuan kiblat?
A. Karena membuat sudut arah tidak akurat
B. Karena tidak memiliki garis lintang
C. Karena hanya memengaruhi jarak
D. Karena tidak bisa digunakan di tropis
10. Soal 10
Dari Jawa Timur ke arah barat, provinsi pertama yang dilalui adalah?
A. Jawa Tengah
B. Jawa Barat
C. Banten
D. DI Yogyakarta
Kunci Jawaban
- A
- A
- B
- A
- A
- A
- A
- A
- A
- A
Jadwal Pelaksanaan OMI 2026
Sebagai bahan persiapan, berikut jadwal lengkap tahapan OMI 2026 hingga tingkat nasional:Bidang Sains
- Sosialisasi: 21 Agustus 2026
- OMI tingkat Satuan Pendidikan: 22-26 Agustus 2026
- Pendaftaran OMI tingkat Kabupaten/Kota: 27 Agustus-2 September 2026
- Uji Coba tingkat Kabupaten/Kota: 4-5 September 2026
- Pelaksanaan tingkat Kabupaten/Kota: 7-8 September 2026
- Pengumuman tingkat Kabupaten/Kota: 12 September 2026
- Uji Coba tingkat Provinsi: 1-2 Oktober 2026
- Pelaksanaan tingkat Provinsi: 5-6 Oktober 2026
- Pengumuman tingkat Provinsi: 10 Oktober 2026
- Kedatangan dan Registrasi Peserta Nasional: 8 November 2026
- Technical Meeting dan Pembukaan Nasional: 9 November 2026
- Pelaksanaan tingkat Nasional: 10-11 November 2026
- Pengumuman dan Penutupan: 12 November 2026
Bidang Riset
- Sosialisasi: 21 Agustus 2026
- Pendaftaran (Unggah Proposal Riset): 22 Agustus-2 September 2026
- Pengumuman Hasil Penilaian Proposal: 7 September 2026
- Presentasi Proposal Riset: 9-11 September 2026
- Pembimbingan dan Pelaksanaan Riset: 12 September-20 Oktober 2026
- Presentasi Hasil Riset: 21-23 Oktober 2026
- Pengumuman Penilaian Presentasi Riset: 27 Oktober 2026
- Pengumpulan Hasil Riset & Draf Artikel: 29-31 Oktober 2026
- Final (Presentasi) dan Expo: 10-12 November 2026
Semoga bermanfaat dan tetap semangat berlatih, Sobat Medcom!