Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam Konsolnas Dikdasmen 2025. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam Konsolnas Dikdasmen 2025. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Kejuaraan Olahraga dan Pembinaan Atlet Usia Pelajar Tidak Lagi Dipegang Kemenpora

Ilham Pratama Putra • 10 Februari 2026 13:17
Ringkasnya gini..
  • Mulai tahun 2026, penyelenggaran Kejuaraan Olahraga tingkat pelajar dan pembinaan atlet usia pelajar akan berada di Kemendikdasmen.
  • Perpindahan ini sudah dibahas dengan Menpora Eric Thohir dan menunggu proses-proses yang bersifat teknis administratif.
Depok: Mulai tahun 2026, penyelenggaran Kejuaraan Olahraga tingkat pelajar tidak lagi ada di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kini, penyelenggaraannya bakal diurus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
 
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pembinaan atlet usia pelajar juga akan berada di Kemendikdasmen. Hal ini sudah dibicarakan dengan Menpora Eric Thohir.
 
"Ajang kejuaraan dan pembinaan olahraga itu nanti mulai ada di kami, tidak lagi di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sudah ada pembicaraan awal dengan Pak Menpora, tinggal nanti menunggu proses-proses yang bersifat teknis administratif," kata Mu'ti usai membuka Konsolidasi Nasional Dikdasmen 2026 di PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Senin, 9 Februari 2026.

Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Biyanto, menjelaskan ada bebarapa cabang olahraga yang akan diserahkan Kemenpora ke Kemendikdasmen. Termasuk, penunjang fasiltas dan pembinaannya.
 
Menurutnya, pembahasan masih dalam tahap transisi. Kemendikdasmen memberikan dukungan lebih terhadap anak-anak.
 
"Cabornya secara umum semua dikerjakan bareng, cuma ini sasarannya saja anak-anak. Kemendikdasmen bisa support," papar Biyanto dalam Taklimat Media di Sentul, Jumat, 23 Januari 2026.
 
Menurutnya, ini akan menjadi peluang yang sangat baik bagi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk memfasilitasi anak-anak Indonesia. Sehingga, anak-anak Indonesia tidak hanya mumpuni di bidang akademik tapi juga nonakademik bahkan bisa meraih Hadiah Nobel.
 
"Rasanya belum pernah, dari Bumi Nusantara kita lahir meraih Hadiah Nobel dalam berbagai bidang. Karena itu, mudah-mudahan investasi jangka panjangnya, pada akhirnya melahirkan anak-anak hebat yang bukan hanya mengharumkan daerahnya masing-masing tapi juga nama negara," ujar Biyanto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan