“Selama lima tahun ini, kami sudah berhasil bekerja sama dengan 12 pemerintah daerah, baik pemerintah kota maupun kabupaten,” ujar Direktur Enuma Indonesia, Juli Adrian, pada acara Peluncuran Studi Peluang dan Tantangan Digitalisasi Pembelajaran di Daerah oleh Enuma, di Arosa Hotel, Jakarta, Selasa, 3 November 2026.
Perluas Kerja Sama Daerah
Enuma Indonesia telah menjangkau beberapa daerah melalui kerja sama pemerintah kabupaten dan kota sehingga semakin banyak yang bisa memanfaatkan Sekolah Enuma untuk mendukung kegiatan belajar siswa.Direktur Enuma Indonesia, Juli Adrian, mengatakan bahwa dukungan pemerintah daerah penting untuk memperluas implementasi program pembelajaran digital di sekolah maupun komunitas.
Adapun 12 pemerintah daerah baik kabupaten atau kota yang bekerja sama dengan Sekolah Enuma, di antaranya:
- Kabupaten Mimika
- Kabupaten Nagekeo
- Kabupaten Raja Ampat
- Kabupaten Ketapang
- Kota Balikpapan
- Kabupaten Barito Selatan
- Kota Singkawang
- Kabupaten Lombok Tengah
- Kota Makassar
- Kabupaten Sidenreng Rappang
- Kabupaten Manggarai
- Kabupaten Subang
- Aura Sinergi Ventura
- Tirta Mahardhika Utama
- CV. Property 21
- Khing Ardy
- CV. Dharma IT Solusi
- PT Shakta Vidia Solusi
- Virexa
- Optima Multi Sinergi
- Garam Media Edukasi
- CV. Gemilang Jaya Usaha
- CV. Putra Denge Jaya
Jangkau 36 Ribu Siswa
Selama lima tahun pengembangannya, Sekolah Enuma telah digunakan oleh 36.000 siswa di 844 sekolah Indonesia. Jangkauannya meliputi sejumlah wilayah, mulai dari Deli Serdang di bagian barat, Malinau di bagian utara, hingga Sumbawa di bagian selatan.Capaian tersebut merupakan bagian dari perjalanan Sekolah Enuma dengan dukungan Korea International Cooperation Agency (KOICA).
Kolaborasi dengan Kemendikdasmen
Melalui pengembangan ekosistem pendidikan digital, Sekolah Enuma juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program Mikro Pembangunan. Melalui kolaborasi tersebut, Sekolah Enuma telah menjadi bagian dari Rumah Pendidikan Kemendikdasmen.Integrasi bersama Kemendikdasmen, Sekolah Enuma diharapkan dapat memperluas akses guru dan sekolah terhadap konten pembelajaran digital.
Direktur Enuma Indonesia, Juli Adrian, mengungkapkan konten Sekolah Enuma yang tersedia di Rumah Pendidikan masih perlu ditambah agar semakin banyak materi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa.
“Tahun lalu sudah masuk ke Rumah Pendidikan, tetapi kontennya belum banyak. Harapan ke depannya semoga konten pembelajaran digital dari Sekolah Enuma pada laman Rumah Pendidikan Kemendikdasmen bisa terus bertambah,” ungkapnya.
Melalui kerja sama dengan KOICA, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra bisnis, Sekolah Enuma berharap dapat memperluas jangkauan program sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan digital di Indonesia.
(Adinda Kinanthi)