Sekretaris kompetisi, Seyed Javad Mousavi, mengatakan tahapan tingkat provinsi telah berlangsung sejak September dan diikuti peserta laki-laki maupun perempuan. Kompetisi tersebut melibatkan pelajar seminari dan ulama Sunni dari 12 provinsi di Iran.
Berbicara kepada kantor berita IQNA, Mousavi menjelaskan kompetisi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung hingga Februari. Sejauh ini, kegiatan telah diselenggarakan di Provinsi Kermanshah, Khorasan Selatan, dan Golestan.
Kompetisi Al-Qur’an tersebut diselenggarakan oleh Dewan Perencanaan Sekolah-Sekolah Keagamaan Sunni Iran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an di kalangan pelajar serta ulama Sunni.
Lomba Hafalan hingga 30 Juz
Dalam kompetisi edisi ke-12 ini, terdapat sejumlah kategori perlombaan. Peserta dapat mengikuti cabang hafalan Al-Qur’an secara penuh sebanyak 30 juz, serta kategori hafalan 20 juz, 10 juz, 5 juz, dan 1 juz.Selain hafalan, kompetisi juga mencakup cabang tilawah atau seni membaca Al-Qur’an dan tartil.
Mousavi menjelaskan, pelaksanaan kompetisi akan berlanjut ke provinsi-provinsi lainnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Para peserta akan mendatangi pusat-pusat keislaman milik Dewan Perencanaan Sekolah-Sekolah Keagamaan Sunni di masing-masing provinsi. Peserta terbaik dari setiap tahapan provinsi nantinya berhak melaju ke babak nasional yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.
Ujian Daring Al-Qur’an Dibuka untuk Keluarga Peserta
Selain kompetisi utama, penyelenggara juga menyiapkan ujian nasional berbasis daring mengenai pemahaman kandungan dan terjemahan Al-Qur’an pada tahun depan.Menurut Mousavi, ujian tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar seminari dan ulama Sunni, tetapi juga terbuka bagi anggota keluarga serta anak-anak mereka.
Ujian daring itu akan diselenggarakan secara terpisah dari kompetisi utama. Seluruh kelompok sasaran tersebut dapat berpartisipasi tanpa pembatasan. Melalui rangkaian kegiatan ini, penyelenggara berharap semakin banyak kalangan di lingkungan pendidikan Islam Sunni Iran yang terlibat dalam pembelajaran Al-Qur’an, baik melalui hafalan, tilawah, tartil, maupun pemahaman maknanya.