Kuliah di luar negeri. DOK Freepik
Kuliah di luar negeri. DOK Freepik

Mengenal 4 Jenis Funding Beasiswa Kuliah Luar Negeri dan Cakupan Biayanya

Renatha Swasty • 23 September 2026 12:20
Ringkasnya gini..
  • Artikel membahas empat jenis pendanaan (funding) untuk kuliah di luar negeri: fully funded, partial, self funded, dan tuition fee waiver.
  • Setiap jenis beasiswa memiliki cakupan komponen pembiayaan yang berbeda, mulai dari tanggungan penuh hingga pembebasan biaya kuliah saja.
  • Penerima beasiswa partial maupun self funded perlu memperhatikan berbagai pilihan metode pembayaran biaya kuliah internasional yang berlaku.
Jakarta: Beasiswa menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan dengan biaya lebih ringan. Berbagai perguruan tinggi maupun lembaga penyelenggara menawarkan program beasiswa dengan skema pendanaan berbeda-beda.

Terdapat program yang menanggung hampir seluruh kebutuhan penerima selama masa studi dan yang hanya memberikan pembebasan biaya kuliah atau bantuan untuk komponen tertentu.
Sobat Medcom perlu memahami jenis funding untuk kuliah di luar negeri menggunakan beasiswa.

Lantas, apa saja jenis pendanaan beasiswa kuliah luar negeri? Berikut informasi lengkapnya dikutip dari akun Instagram @schoters: 

Jenis Funding Beasiswa Kuliah Luar Negeri

1. Fully Funded Scholarship

Fully funded scholarship merupakan program beasiswa yang memberikan pendanaan penuh semua kebutuhan selama studi. Pendanaan ini ditanggung oleh pemerintah, institusi pendidikan, hingga perusahaan dan organisasi internasional.

Komponen atau cakupan yang ditanggung antara lain:
  • Biaya kuliah
  • Tempat tinggal dan biaya hidup
  • Tiket pesawat PP dan transportasi
  • Asuransi kesehatan
  • Tunjangan keluarga (contoh: LPDP S3)
  • Asuransi perjalanan
  • Paspor atau visa pelajar
  • Biaya publikasi
  • Biaya pelatihan bahasa
  • Biaya buku
  • Biaya penelitian jenjang S2 dan S3
Beberapa contoh fully funded scholarship, di antaranya LPDP, Global Korea Scholarship, MEXT, Chinese Government Scholarship, ASEAN Scholarship, DAAD, Fulbright Scholarship, Chevening Scholarship, Erasmus, dan Turkiye Burslari

2. Partial Scholarship

Partial Scholarship merupakan beasiswa yang memberikan pendanaan sebagian dari biaya studi. Program ini mengharuskan penerima beasiswa membayar secara mandiri kebutuhan lain yang tidak ditanggung oleh penyelenggara beasiswa.

Cakupan Partial  Scholarship antara lain:
  • Biaya kuliah (25%, 50%, 70%)
  • Tunjangan tambahan akademik
  • Biaya keadaan darurat
  • Paspor atau aplikasi visa
  • Biaya izin tinggal
  • Tersedia program Merit Scholarship berdasarkan prestasi atau bakat
Beberapa contoh Partial Scholarship, di antaranya France Excellence Eiffel Scholarship, Underwood International College (Merit Based Scholarship) Yonsei University, The Robertson Scholars Leadership Program Duke University and UNC Chapel Hill serta GREAT Scholarship.

3. Self Funded

Jenis funding ini merujuk pada skema mahasiswa membiayai sendiri kebutuhan pendidikannya.
Mahasiswa yang berstatus self funded umumnya tidak mendapatkan bantuan beasiswa untuk biaya kuliah maupun biaya hidup. Seluruh kebutuhan studi dapat berasal dari dana pribadi, keluarga, sponsor pribadi, atau sumber pendanaan lain di luar program beasiswa.

Biaya yang ditanggung mandiri selama studi antara lain:
  • Biaya kuliah
  • Application fee
  • Paspor atau aplikasi visa
  • Tiket pesawat PP
  • Transportasi
  • Akomodasi
  • Asuransi kesehatan
  • Asuransi perjalanan
  • Biaya bulanan
  • Biaya kebutuhan akademik
Beberapa contoh pilihan kampus dan biaya kuliah, di antaranya:
  • National University of Singapore
Biaya Kuliah: S$16.700-22.225 atau (±Rp232-309 juta/semester)
  • Korea University
Biaya Kuliah: ±₩5,8-7,7 juta atau (±Rp74-98 juta/semester)
  • The University of Melbourne
Biaya Kuliah: A$21.952-30.656 atau (±Rp278-388 juta/semester)
  • Universiti of Malaya
Biaya Kuliah: RM8.000-35.000 atau (±Rp30-150 juta/semester)
  • Imperial College London
Biaya Kuliah: £20.575-22.750 atau (±Rp490-550 juta/semester)
  • UC, Berkeley
Biaya Kuliah: $30.070 atau (±Rp533 juta/semester)

4. Tuition Fee Waiver

Tuition Waiver merupakan pembebasan atau pengurangan khusus untuk biaya kuliah yang ditanggung oleh pemerintah, institusi pendidikan, hingga perusahaan dan organisasi internasional.

Cakupan beasiswa antara lain:
  • Biaya kuliah (25%, 50%, 100%)
  • Terbuka untuk International Student
  • Diperbolehkan bergabung dengan beasiswa lainnya
  • Beasiswa diberikan langsung oleh kampus
  • Diberikan berdasarkan prestasi akademik atau kebutuhan finansial
  • Bisa dipertimbangakan untuk mengurangi biaya kuliah dan dialihkan dengan kebutuhan lainnya selama studi
Beberapa contoh Tuition Fee Waiver, di antaranya University of Toronto International Award UTM, Denmark's Tekniske University Master Students, Western Sydney International Scholarships, Beijing Government Scholarship, dan CityU Malaysia for Outstanding Students.

Metode Pembayaran Biaya Kuliah Luar Negeri

Melansir dari laman resmi masing-masing kampus, terdapat beberapa metode pembayaran untuk mahasiswa internasional. Hal ini penting diperhatikan bagi Sobat Medcom yang mendapatkan beasiswa Partial Scholarship, Tuition Fee Waiver, dan Self Funded.

Beberapa metode pembayaran tersebut antara lain:
  • International Bank Transfer via Flywire
  • Kartu Kredit atau Debit
  • PayPal
  • PayID
  • University Online Payment Portal
  • Convera
Sobat Medcom tetap perlu memperhatikan ketentuan pembayaran dari masing-masing kampus. Pahami dan teliti saat melakukan pembayaran biaya kuliah agar studi berjalan lancar.

Itulah informasi jenis funding beasiswa kuliah luar negeri dan metode pembayaran kuliah luar negeri. Semoga bermanfaat, ya Sobat Medcom(Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan