Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

Dapat Pembiayaan Lebih, Ini 5 Beasiswa yang Memperbolehkan Double Funding

Medcom • 04 Agustus 2022 19:43
Jakarta: Mendapatkan beasiswa merupakan impian bagi banyak mahasiswa. Tentunya, beasiswa jenis fully-funded atau beasiswa yang dibayar secara penuh selalu menjadi incaran.
 
Namun, tidak selamanya beasiswa penuh dapat selalu didapatkan. Maka dari itu, banyak beasiswa yang membolehkan double funding atau pembiayaan ganda.
 
Double funding merupakan kondisi penerima beasiswa menerima pendanaan tambahan dari lembaga pemberi beasiswa lain, lembaga riset, pemerintah negara lain, pemerintah pusat dan daerah, perusahaan, yayasan non beasiswa, atau perguruan tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih singkatnya, seseorang yang sudah mendapatkan beasiswa boleh mendaftar beasiswa lainnya. Mengutip dari Instagram @KobiEducation, berikut lima beasiswa yang memperbolehkan double funding:

1. Tokyo University of Agriculture/ Tokyo NODAI Special Program (Jepang/S2 dan S3)

Tokyo University of Agriculture (Tokyo NODAI)  Special Program adalah beasiswa yang mencari mahasiswa terbaik untuk berpartisipasi di jenjang S2 spesial selama dua tahun. Tujuan dari program ini sendiri adalah untuk mengembangkan pemikiran secara kritis dari mahasiswa di bidang pertanian atau kehidupan organisme.
 
Bila diterima di program ini, pelamar beasiswa masih boleh mendaftar beasiswa lainnya. Selain itu fasilitas yang didapatkan juga cukup memadai, seperti gratis uang kuliah, asrama dan uang jajan sekitar Rp5 juta per bulan. Untuk info lebih lanjut Sobat Medcom bisa mengunjungi laman https://www.nodai.ac.jp

2. Science@Leuven Scholarships (Belgia/S2)

The Science@Leuven Scholarships adalah beasiswa untuk mahasiswa internasional yang bertalenta dan termotivasi untuk ikut dalam program internasional untuk di Fakultas Sains Universitas K.U.Leuven.
 
Beasiswa ini juga tidak memiliki syarat untuk tidak diperbolehkan untuk mengambil beasiswa double funding. Beasiswa Science@Leuven mencakup uang kuliah, asuransi dan uang saku sekitar Rp170 juta per bulan. Untuk info lebih lanjut bisa melalui tautan https://wet.kuleuven.be

3. Orange Tulip Scholarship (Belanda/S1, S2, dan S3)

Orange Tulip Scholarship (OTS) adalah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa bertalenta di beberapa negara untuk belajar di institusi ternama. Negara yang dimaksudkan di sini adalah  China, India, Indonesia, Afrika Selatan, Korea, Russia serta Vietnam.
 
Beasiswa OTS tidak memerlukan wawancara. Selain itu, beasiswa ini akan membayar uang kuliah mulai dari 25-100 persen. Info lebih lanjut bisa mengunjungi https://www.studyinholand.nl/

4. KAIST (Korea Selatan/S1, S2, dan S3)

KAIST atau Korean Advanced Institute of Science and Technology menyediakan beasiswa untuk mahasiswa nasional pada jenjang S1, S2 dan S3 yang berkuliah di institusi Korea Selatan. Biaya yang ditanggung beasiswa ini mencakup biaya kuliah 100 persen, uang saku bulanan, serta asuransi kesehatan. Sobat Medcom yang tertarik bisa mengunjungi https://www.kaist.ac.kr

5. Saint Louis Undergraduate Scholarship (Amerika Serikat/S1)

Saint Louis University menawarkan beasiswa untuk jenjang S1 yang mengakui pelajar dalam bidang-bidang seperti prestasi akademik, pelayanan publik serta kemampuan kepemimpinan. Tergantung dari jurusan, biasanya ada beasiswa yang ditawarkan program atau fakultas.
 
Biaya yang ditanggung dalam program ini mencakup uang SPP mulai dari 50-100 persen serta memberikan fasilitas asrama. Untuk info lebih lanjut dapat mengunjungi https://www.slu.edu/
 
Itulah lima beasiswa yang memperbolehkan double funding. Walaupun banyak yang tidak fully-funded, perlu diingat kelimanya merupakan beasiswa luar negeri sehingga membutuhkan sertifikat IELTS. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Chevening 2023/2024 Dibuka! Kuliah S2 Gratis di Inggris Tanpa Batas Usia

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif