Cara Baca Skor TKA 2026. Foto: Medcom.id
Cara Baca Skor TKA 2026. Foto: Medcom.id

Cara Baca Skor TKA 2026 Skala 200-800 agar Tidak Salah Tafsir

Renatha Swasty • 29 Oktober 2026 09:41
Ringkasnya gini..
  • Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/SMK menggunakan skala baru berentang 200 hingga 800 dengan pembulatan dua desimal.
  • Skor TKA bukan merupakan persentase jawaban benar dan tidak dapat dikonversi secara langsung ke skala nilai lama 0–100.
  • Penilaian menggunakan Item Response Theory (IRT) yang memperhitungkan karakteristik soal, serta dikelompokkan ke dalam kategori Baik, Memadai, Kurang, dan Istimewa.
Jakarta: Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat menggunakan skala nilai 200-800. Perubahan ini membuat peserta didik dan orang tua perlu memahami cara membaca skor agar tidak keliru menafsirkan hasil asesmen.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjelaskan skor TKA bukanlah persentase jawaban benar. Artinya, peserta yang memperoleh skor 600 tidak otomatis menjawab 60 persen soal dengan benar.

Melansir laman resmi Kemendikdasmen, perubahan skala tersebut bertujuan menyajikan hasil pengukuran kemampuan akademik secara lebih informatif. Skor diolah dengan mempertimbangkan karakteristik soal sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran kemampuan peserta didik secara lebih terukur.

Lantas, bagaimana cara membaca skor TKA 2026 dan apa yang perlu diperhatikan saat menafsirkan hasilnya? Yuk simak penjelasan berikut!

Cara Membaca Skor TKA 2026

Berikut beberapa hal yang perlu dipahami peserta didik dan orang tua saat membaca hasil TKA 2026.
  1. Pahami Rentang Skor 200–800

Hasil TKA jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat dilaporkan dalam rentang skor 200 hingga 800, dengan pembulatan dua angka di belakang koma.

Skor tersebut merupakan hasil pengukuran kemampuan akademik, bukan nilai persentase seperti sistem penilaian yang umum menggunakan skala 0-100.

Peserta didik tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa skor 400 berarti menjawab 40 persen soal dengan benar atau skor 700 berarti menjawab 70 persen soal dengan benar.
  1. Jangan Mengubah Skor ke Skala Lama Secara Langsung

Perubahan skala nilai dari 0-100 menjadi 200-800 bukan berarti tingkat kesulitan soal meningkat ataupun kemampuan peserta didik otomatis bertambah.

Skala pelaporan dan metode pengukuran merupakan dua hal berbeda. Skala digunakan untuk menampilkan hasil, sedangkan metode pengukuran digunakan untuk memperkirakan kemampuan akademik peserta didik.

Skor TKA 2026 tidak dapat dikonversi ke skala lama hanya dengan membagi atau mengalikan angka menggunakan rumus sederhana.
  1. Perhatikan Karakteristik Soal

Penilaian TKA menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan model dua parameter atau IRT 2PL. Pendekatan ini mempertimbangkan tingkat kesukaran dan daya pembeda setiap butir soal dalam memperkirakan kemampuan peserta didik.

Penggunaan metode tersebut, dua peserta yang menjawab jumlah soal dengan benar sama belum tentu memperoleh skor yang sama. Hal ini karena pola jawaban dan karakteristik soal turut diperhitungkan dalam proses pengukuran.
  1. Baca Skor dan Informasi Capaian

Hasil asesmen perlu dimanfaatkan untuk mengenali bidang yang telah dikuasai dan kompetensi yang masih perlu diperkuat. Guru dapat menggunakan hasil tersebut dengan nilai kelas dan hasil pekerjaan peserta didik untuk merencanakan pendampingan belajar.

Orang tua juga dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mengetahui kebutuhan belajar anak dan memberikan dukungan yang sesuai.

Skor tersebut juga akan dianalisis dan dikelompokkan berdasarkan kategori capaian kemampuan peserta, menjadi Baik, Memadai, dan Kurang serta Predikat Istimewa bagi peserta yang memperoleh skor 725,00 atau lebih di masing-masing mata uji.
 

Apakah TKA 2026 Menentukan Kelulusan?

TKA 2026 tidak menentukan kelulusan siswa karena penetapan kelulusan tetap menjadi kewenangan masing-masing satuan pendidikan berdasarkan hasil penilaian sekolah.

TKA bertujuan memetakan kemampuan akademik siswa, bukan menentukan keberhasilan atau kegagalan mereka dalam menyelesaikan pendidikan. Hasil TKA diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.

Memahami cara membaca skor TKA 2026 secara tepat, peserta didik dan orang tua diharapkan dapat memanfaatkan hasil asesmen secara lebih bijak. (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan