Ilustrasi lobster. AFP
Ilustrasi lobster. AFP

Pakar IPB Tawarkan Peta Jalan Pengembangan Lobster Nasional

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi IPB
Arga sumantri • 14 November 2020 21:09

Pengkajian stok lobster berbagai stadia (ukuran) di alam, lanjutnya, harus dikerjakan guna memberi kepastian ketersediaan benih bagi usaha budidaya yang masih menggunakan benih alam. Hasil kajian ini juga bisa memberi informasi jumlah, ukuran, lokasi dan waktu (musim) benih yang boleh diambil dari alam secara lestari untuk keperluan input produksi budidaya. 
 
Ia juga menyampaikan bahwa teknologi dan manajemen pembenihan (hatchery), pendederan serta pembesaran lobster perlu dikembangkan. Hal tersebut mencakup konstruksi wadah, benih, pakan, kesehatan, kualitas air, monitoring pertumbuhan dan populasi, panen dan pascapanen.
 
"Pengembangan ditujukan untuk meningkatkan keberlangsungan hidup dan memacu pertumbuhan sehingga diperoleh produksi dengan produktivitas yang tinggi. Kematian lobster yang tinggi merupakan akibat kanibalisme dan pertumbuhan lambat yang perlu diatasi dengan pengembangan teknologi lingkungan dan pakan," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pakan buatan lengkap yang lebih praktis dan bisa tersedia setiap saat perlu dikembangkan. Hatchery lobster perlu dibangun untuk menyediakan benih secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu dan tepat harga (4T), serta bisa mengurangi ketergantungan kepada benih dari alam yang seringkali tidak 4T. 
 
Selain itu, riset yang mencakup pengelolaan induk, pemeliharaan larva dan benih, serta kultur pakan alami plankton perlu dilakukan dan dimulai sekarang. Sebab, pengembangan hatchery lobster bersifat jangka panjang.
 
Ia melanjutkan, bisnis hatchery lobster awalnya belum menguntungkan mengingat lamanya stadia larva phyllosoma yang konon mencapai 3-9 bulan. Oleh karena itu, perlu peran pemerintah melalui lembaga penelitian dan perekayasaan terkait yang didukung oleh akademisi dari perguruan tinggi untuk membuat percontohan hatchery lobster untuk pelaku usaha dan masyarakat,” ujar Irzal.
 
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif