Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi Universitas Trisakti dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi dunia kerja. Bahkan, universitas menargetkan diri menjadi kampus berbasis AI pada 2027.
Siapkan 8 Program Studi Baru
Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, mengungkapkan terdapat delapan program studi baru yang tengah dipersiapkan. Adapun program studi yang disiapkan meliputi:- Program studi Artificial Intelligence (AI).
- Lima program studi spesialis kedokteran gigi.
- Satu program studi subspesialis kedokteran gigi bidang konservasi gigi.
- Satu program magister (S2) Teknik Lingkungan.
Trisakti Jadi Kampus AI 2027
Universitas Trisakti juga menargetkan penerapan teknologi kecerdasan buatan di seluruh lingkungan kampus. Transformasi tersebut ditujukan bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan."Target kita tahun 2027 Universitas Trisakti akan menjadi kampus AI. Artinya semua dosen, tenaga pendidikan, dan mahasiswa semuanya bisa mempergunakan AI sesuai dengan bidangnya masing-masing," ungkap Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, di Acara Wisuda Universitas Trisakti Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan menuntut setiap mahasiswa memiliki kemampuan baru yang relevan dengan bidang keilmuannya. Oleh karena itu, penguasaan AI perlu menjadi bagian dari kompetensi lulusan Universitas Trisakti.
Ia mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi harus tetap diimbangi kemampuan manusia, seperti empati dan kebijaksanaan.
"AI itu tidak mengenai empati, tetapi kita sebagai manusia harus punya empati, harus punya wisdom sehingga kita jangan terjebak dengan era AI begitu saja. Kita jangan dikendalikan oleh AI, tapi kita semua yang harus mampu mengendalikan AI," tuturnya.
Persembahkan 1.819 Lulusan
Dalam wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Universitas Trisakti meluluskan sebanyak 1.819 mahasiswa. Melalui lulusan tersebut, jumlah alumni Universitas Trisakti kini mencapai 169.588 orang.Rektor Usakti berharap para lulusan dapat mengambil peran dalam perkembangan ekonomi dan dunia kerja, baik dengan mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia maupun menciptakan peluang kerja baru.
"Harapan kita pada alumni adalah mereka diharapkan bisa mengisi lapangan kerja yang ada dan menciptakan lapangan kerja yang baru," ujarnya.
Ia menilai perubahan dunia kerja yang semakin cepat menuntut lulusan memiliki kemampuan beradaptasi dan mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan. Penguasaan teknologi, termasuk AI, menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapi tantangan tersebut.
Trisakti Raih Posisi Teratas Employment Outcome
Universitas Trisakti mencatatkan pencapaian dalam aspek employment outcome atau hasil lulusan di dunia kerja berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings.Universitas Trisakti menempati posisi pertama di antara perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia dalam indikator tersebut. Secara keseluruhan, Trisakti berada di posisi keempat nasional setelah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung.
"Untuk seluruh PTS di Indonesia, Trisakti nomor satu dan di atas kita ada UI, UGM, dan ITB. Nomor empatnya Trisakti tentu karena yang di atas ada para PTNBH," jelasnya.
Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak universitas, dosen, dan alumni. Kinerja lulusan di dunia profesional menjadi salah satu aspek yang mendapatkan pengakuan dalam pemeringkatan internasional tersebut.
7 Penerima Beasiswa OSC
Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, turut mengapresiasi kerja sama beasiswa OSC dengan Medcom.id dan Metro TV. Menurutnya, proses seleksi yang ketat telah menghasilkan penerima beasiswa berprestasi dan mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu."Sekarang sudah ada tujuh lulusan OSC yang sudah berhasil diwisuda hari ini dan semuanya tepat waktu," ujarnya.
Ia mengapresiasi penuh terhadap berbagai program beasiswa yang membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi.
Melalui program studi baru, target baru, dan beasiswa yang mendukung perkuliahan mahasiswa, Universitas Trisakti berharap dapat menghasilkan lulusan yang menguasai teknologi dan juga memiliki empati, kebijaksanaan, serta kemampuan menciptakan peluang di tengah perubahan dunia kerja.
(Adinda Kinanthi)