Jakarta: Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran BSKAP, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekologi (Kemendikbudristek) Zulfikri Anas mengatakan Kurikulum Merdeka memberikan ruang luas terhadap perkembangan potensi anak. Kurikulum Merdeka dinilai mampu membantu peserta didik mengembangkan potensi diri.
"Setiap anak memiliki potensi. Dan pendidikan melalui Kurikulum Merdeka ini adalah usaha secara sadar dan proses belajar agar peserta didik mengembangkan potensi dirinya," kata Zulfikri dalam Webinar Ditjen GTK Kemendikbudristek, Jumat, 27 Mei 2022.
Zulfikri mengatakan Kurikulum Merdeka telah menjalankan tugas dunia pendidikan. Yakni ruang yang luas itu adalah bentuk kemerdekaan.
"Ya kembali pada setiap anak itu memiliki potensi berbeda dan Tuhan tidak mengenal produk gagal semua punya potensi dan tugas dunia pendidikan itulah yang memberikan ruang yang seluas-luasnya itu," tutur dia.
Zulfikri mengatakan kehadiran setiap individu anak tidak bisa digantikan. Tiap potensi anak yang berbeda-beda itu menjadi harmoni dalam kehidupan.
"Setiap individu punya ruang potensi, kehadirannya tidak bisa digantikan orang lain dan kehadirannya menghadirkan harmonisasi kehidupan," ujar dia.
Baca: Hardiknas 2022, Nadiem Klaim Kurikulum Merdeka Terbukti Kurangi Learning Loss
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan