Petugas memeriksa kelengkapan obat di Apotek Balai Pengobatan Haji Indonesia, MI/Adam Dwi.
Petugas memeriksa kelengkapan obat di Apotek Balai Pengobatan Haji Indonesia, MI/Adam Dwi.

Persaingan di Farmasi dan Ilmu Komunikasi Undip Paling Ketat

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2019 SBMPTN 2019
Mustholih • 18 Juni 2019 19:16
Semarang: Universitas Diponegoro, Semarang, akan menerima 9.926 mahasiswa baru. Seleksi calon mahasiswa untuk tahun ajaran 2019/2020 diselenggarakan lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, dan Ujian Mandiri.
 
Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Undip, Eddy Rianto, menyebutkan di jalur SNMPTN, kampusnya sudah menerima 2.146 calon mahasiswa baru. Sedangkan jalur SBMPTN, Undip akan menyediakan 4.850 kursi bagi mahasiswa baru.
 
"Sisanya, 2.930 kursi, Undip akan menerima lewat jalur Ujian Mandiri. Undip tahun ini akan menampung sebanyak 9.926 mahasiswa," kata Eddy, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 18 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Eddy, pada seleksi mahasisa baru Undip 2019, program studi (prodi) Farmasi merupakan program studi yang memiliki tingkat keketatan yang tinggi untuk kelompok Sains dan Teknologi (saintek), sedangkan prodi Ilmu Komunikasi tingkat keketatannya paling tinggi untuk Kelompok Sosial Humaniora (soshum).
 
Edy menyatakan jumlah mahasiswa baru yang akan diterima Undip pada 2019 akan lebih banyak dari tahun lalu. "Jumlah kursi yang disediakan sedikit lebih banyak dari 2018 yang hanya menerima 9.559 mahasiswa baru," tegas Eddy.
 
Baca:Undip: 4.000 Kursi di 51 Prodi Lewat Jalur SBMPTN
 
Eddy mengatakan, dalam penerimaan mahasiswa baru, pendaftar yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN otomatis tidak bisa mendaftar di SBMPTN. Calon mahasiswa yang tidak mengikuti Ujian Test Berbasis Komputer (UTBK) juga tidak bisa mendaftar di Kampus Undip lewat jalur SBMPTN.
 
"Karena tidak memiliki nilai UTBK yang digunakan sebagai saringan masuk SBMPTN," ungkap Eddy.
 
Kepala Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno menambahkan, tahun ini calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur International Undergraduate Program (IUP) dan Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) juga mengalami kenaikan tajam. Pada 2018, jumlah calon mahasiswa yang mendaftar mencapai 407 orang.
 
"Tahun ini ada 740 pendaftar yang mendaftar lewat IUP dan SBUB," tutup Nurwantoro.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif