Menpora Erick Thohir. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Menpora Erick Thohir. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Erick Thohir Ungkap Alasan Pilih UI Jadi Pilot Project Pendidikan Manajemen Olahraga

Ilham Pratama Putra • 31 Juli 2026 12:32
Ringkasnya gini..
  • Erick Thohir menyebut UI dipilih karena paling cepat merespons gagasan program.
  • UI menjadi pilot project pendidikan manajemen olahraga di Indonesia.
  • Program akan dievaluasi sebelum diperluas ke perguruan tinggi lain.
Jakarta: Universitas Indonesia (UI) menjadi perguruan tinggi pertama yang dipercaya mengembangkan program pendidikan manajemen olahraga. Program ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga nasional. 
 
Penunjukan pengembangan program pendidikan manajemen olahraga ini diputuskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Ia menilai UI menjadi kampus yang paling siap dalam merespons gagasan tersebut.
 
"Ketika saya diskusi dengan Pak Rektor (Rektor UI, Heri Hermansyah) UI yang berani mendahului. UI ini sebagai pilot project," kata Erick di UI, Jumat 31 Juli 2026.

UI menjadi kampus pertama yang siap mengembangkan program tersebut setelah melakukan diskusi dengan jajaran pimpinan universitas. Menurutnya, respons cepat dari UI menjadi alasan utama kampus itu dipilih sebagai proyek percontohan.
 
"Kita harapkan nanti setelah berjalan dengan baik, baru kita lihat universitas mana yang memang serius," kata Erick.
 
Baca juga: 
 
 

 
Erick mengungkapkan ide pengembangan pendidikan manajemen olahraga berangkat dari kebutuhan Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengelola organisasi olahraga secara profesional. Menurutnya, transformasi di sektor olahraga tidak cukup hanya mengandalkan pembinaan atlet, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan dan sistem yang kuat.
 
Erick menilai keberadaan program pendidikan manajemen olahraga akan memperluas pilihan karier bagi atlet maupun masyarakat umum yang ingin berkiprah di sektor olahraga. Lulusan program tersebut diharapkan mampu mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari birokrasi olahraga hingga pengelolaan industri olahraga modern.
 
Ia menyebut Indonesia membutuhkan lebih banyak profesional yang memahami tata kelola olahraga, pengembangan organisasi, hingga manajemen kompetisi. Dengan begitu, prestasi olahraga nasional dapat didukung oleh sistem yang lebih kuat dan berkelanjutan.
 
"Transformasi itu bisa terjadi kalau ada leadership dan sistem. Karena itu kami ingin melahirkan pimpinan birokrasi ataupun manajemen olahraga yang mumpuni sesuai perkembangan zaman," katanya.
 
Meski diawali di UI, Erick menegaskan program tersebut tidak akan berhenti pada satu perguruan tinggi. Pemerintah membuka peluang bagi universitas lain untuk mengembangkan program serupa apabila menunjukkan kesiapan dan komitmen yang sama.
 
Baca juga: Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka! Cek Jadwal, Biaya dan Cara Daftar Terbaru  

 
Menurutnya, UI dipilih sebagai langkah awal untuk menguji efektivitas model pendidikan tersebut. Setelah berjalan dan menunjukkan hasil, konsep itu dapat diperluas ke kampus lain di berbagai daerah.
 
"Pilot project dulu satu, sama UI dulu. Jalan setahun bagus baru mikir lagi. Karena UI yang paling respons duluan. Pasti terbuka untuk universitas mana pun yang merespons," tegas Erick.
 
Program pendidikan manajemen olahraga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi. Melalui pendidikan tinggi, pemerintah berharap lahir lebih banyak profesional yang mampu memperkuat tata kelola organisasi dan industri olahraga Indonesia.
 
"Keberadaan pilot project di UI juga diharapkan menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mendukung kemajuan olahraga nasional," tutup dia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan