Guru. DOK Puslapdik Kemendikbud
Guru. DOK Puslapdik Kemendikbud

Uang LPDP Buat Arya Iwantoro Bisa Gaji Seribu Guru dengan UMP Jakarta

Ilham Pratama Putra • 26 Februari 2026 13:08
Ringkasnya gini..
  • Apabila uang Rp5,5 miliar itu dialihkan untuk kesejahteraan guru, dampaknya bisa sangat besar.
  • Uang itu bisa untuk menggaji ribuan guru dengan UMP Jakarta.
Jakarta: Isu kesejahteraan guru masih menghantui dunia pendidikan Indonesia. Masih banyak guru yang digaji tidak layak.
 
Bahkan, di sejumlah daerah ada guru yang digaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Di sisi lain, tak jarang ditemukan guru honorer dibayar Rp300 ribu per bulan.
 
Situasi ini kontras dengan pemanfaatan anggaran, misalnya beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Seorang penerima beasiswa LPDP diperkirakan bisa menghabiskan miliaran rupiah duit negara dalam sekali masa studi.

Misalnya, salah seorang alumni LPDP yang tengah menjadi sorotan warga net karena melanggar ketentuan pulang dan berkontribusi di Indonesia, Arya Iwantoro. LPDP diperkirakan mengucurkan dana lebih dari Rp5,5 miliar untuk biaya studi S2 dan S3 Arya di Belanda.
 
Apabila uang Rp5,5 miliar itu dialihkan untuk kesejahteraan guru, dampaknya bisa sangat besar. Uang itu bisa digunakan untuk menggaji guru dengan UMP DKI Jakarta 2026 yaitu sebesar Rp5,7 juta.  
 
Uang Rp5,5 miliar bila dimanfaatkan untuk menggaji guru dengan besaran gaji Rp5,7 juta, maka hampir seribu guru bisa mendapatkan gaji UMP Jakarta dalam satu bulan. Hitungan ini didapat melalui Rp5,5 miliar dibagi Rp5,7 juta yaitu 964,9 guru.

Gaji Guru PNS di Indonesia

Gaji guru utamanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipengaruhi oleh golongan, masa kerja, dan lokasi. Selain itu, gaji ini termasuk dalam struktur gaji pegawai negeri yang diatur pemerintah dengan berbagai tunjangan. 
 
Gaji guru di Indonesia bergantung pada golongan dan masa kerja. Guru PNS mendapatkan gaji yang disesuaikan dengan golongan mereka, yang mencakup faktor pengalaman dan pendidikan. 
 
Berikut rinciannya tentang gaji guru PNS berdasarkan golongan seperti dikutip dari laman Dealls.
 
Skema gaji PNS masih merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024, berikut rinciannya:

1. Golongan I

Guru PNS Golongan I biasanya adalah guru baru yang baru lulus dari Pendidikan Profesi Guru (PPG) atau sarjana pendidikan. Gaji untuk golongan ini mulai dari Rp1.685.700 hingga Rp2.901.400 per bulan, dengan rincian:
  1. Golongan Ia: Rp1.685.700 - Rp2.522.600
  2. Golongan Ib: Rp1.840.800 - Rp2.670.700
  3. Golongan Ic: Rp1.918.700 - Rp2.783.700
  4. Golongan Id: Rp1.999.900 - Rp2.901.400

2. Golongan II

Golongan II diisi oleh guru yang sudah naik pangkat. Gaji untuk golongan ini antara Rp2.184.000 hingga Rp4.125.600 per bulan, dengan rincian:
 
  1. Golongan IIa: Rp2.184.000 - Rp3.643.400
  2. Golongan IIb: Rp2.385.000 - Rp3.797.500
  3. Golongan IIc: Rp2.485.900 - Rp3.958.200
  4. Golongan IId: Rp2.591.100 - Rp4.125.600 

3. Golongan III

Guru PNS Golongan III biasanya sudah berpengalaman dan punya jabatan tertentu. Gaji golongan ini berkisar antara Rp2.785.700 hingga Rp5.180.700 per bulan, dengan rincian:
 
  1. Golongan IIIa: Rp2.785.700 - Rp4.575.200
  2. Golongan IIIb: Rp2.903.600 - Rp4.768.800
  3. Golongan IIIc: Rp3.026.400 - Rp4.970.500
  4. Golongan IIId: Rp3.154.400 - Rp5.180.700  

4. Golongan IV

Golongan IV adalah golongan tertinggi, untuk guru senior dengan jabatan struktural. Gaji untuk golongan ini antara Rp3.287.800 hingga Rp6.373.200, dengan rincian:
 
  1. Golongan IVa: Rp3.287.800 - Rp5.399.900
  2. Golongan IVb: Rp3.426.900 - Rp5.628.300
  3. Golongan IVc: Rp3.571.900 - Rp5.866.400
  4. Golongan IVd: Rp3.723.000 - Rp6.114.500
  5. Golongan IVe: Rp3.880.400 - Rp6.373.200 

Sementara itu, terdapat empat tingkatan jabatan fungsional pangkat golongan PNS guru. Berikut rinciannya dikutip dari laman jobstreet.com:

1. Guru Pertama 

Golongan ini disebutan penata muda dengan golongan ruang III/A atau penata muda dengan tingkat I golongan ruang III/B.  

2. Guru Muda 

Selanjutnya, jenjang jabatan ini disebut penata dengan golongan ruang III/C, atau juga dinamakan penata tingkat I dengan golongan ruang III/D.  

3. Guru Madya 

Pangkat dan golongan PNS guru madya disebut pembina dengan golongan ruang IV/a, pembina tingkat I dengan golongan ruang IV/B, atau pembina utama muda dengan golongan ruang IV/C. 

4. Guru Utama 

Terakhir adalah guru utama. Jenjang jabatan ini disebut pembina utama madya dengan golongan ruang IV/D, atau bisa juga disebut pembina utama dengan golongan ruang IV/E.⁠
 
PNS juga berhak atas enam jenis tunjangan, seperti tunjangan anak, tunjangan makan, tunjangan jabatan, tunjangan suami/istri, tunjangan kinerja, dan perjalanan dinas

Kontroversi alumni LPDP

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, Arya Iwantoro, bakal mengembalikan bantuan biaya studi yang sudah diberikan. LPDP memberikan beasiswa kepada Arya untuk studi S2 dan S3.
 
Pengembalian dana ini terkait dengan pelanggaran yang dilakukan Arya yaitu tidak memenuhi kewajiban mengabdi di Indonesia. Selain itu, terdapat polemik yang melibatkan istrinya, Dwi Sasetyaningtyas.
 
"Dirut LPDP sudah bicara dengan suami terkait ya, dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dia pakai dari LPDP ini termasuk bunganya loh," sebut Purbaya  dikutip dari unggahan di akun Instagram @metrotv, Selasa, 24 Februari 2026.
 
Selama studi, sebenarnya berapa uang yang dihabiskan Arya? Berapa pembiayaan LPDP yang notabene berasal dari uang rakyat untuk studi S2 dan S3 Arya di Belanda? Simak perkiraan berikut ini:
 
Medcom.id mencoba menghitung perkiraan biaya studi hingga benefit yang diterima Arya selama studi. Arya studi S2 dan S3 di Utrecht University, Belanda.
 
Arya studi selama tujuh tahun, rinciannya studi S2 selama 2 tahun (2014-2016) dan studi S3 selama 5 tahun (2017-2022).
 
Berdasarkan laman students.uu.nl, biaya studi pascasarjana (2025) per tahunnya di Utrecht University beriksar EUR16.000-20.000 atau bila dirupiahkan (kurs Rp19.000) untuk biaya maksimal adalah Rp380 juta per tahun.
 
Dengan begitu, untuk biaya pendidikan saja, dengan masa studi total tujuh tahun, Arya sudah menikmati dana LPDP sebesar Rp2,6 miliar. Biaya tersebut belum menghitung sejumlah benefit yang diberikan LPDP.
 
Dalam Buku Panduan Komponen Pembiayaan Beasiswa LPDP 2024, LPDP tidak hanya menanggung biaya pendidikan dan uang pendaftaran sesuai yang ditetapkan perguruan tinggi. LPDP juga memberikan bantuan pembiaan seperti buku, bantuan riset, hingga biaya hidup.
 
Untuk benefit per tahun, Arya mendapatkan bantuan sebagai berikut:
  1. Tunjangan Buku: Rp10 juta
  2. Bantuan seminar: Rp15 juta
  3. Bantuan Publikasi Jurnal Internasional: Rp25 juta
  4. Asuransi kesehatan: Rp29 juta
  5. Biaya hidup: Rp342 juta
Total benefit per tahun yang diterima Arya sebesar Rp421 juta. Apabila dikali 7 tahun (masa studi) maka total keseluruhan yang diterima adalah Rp2,9 miliar.
 
Apabila menggabungkan biaya studi dan benefit yang didapat selama tujuh tahun masa studi, maka Arya sudah menghabiskan dana LPDP setidaknya Rp5,5 miliar. Bantuan tersebut belum termasuk bantuan transportasi, visa dan bantuan thesis  sebesar Rp40 juta dan disertasi  sebesar Rp100 juta.
 
Kontrovesi ini bermula dari pernyataan alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas, yang bangga anaknya mendapat kewarganegaraan Inggris. Namun, amarah publik terpantik karena ia mengucapkan: "I know the world seems unfair, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat,".
 
Pernyataan Tyas mendapat kecaman dari warga net, pasalnya ia bisa berada di luar negeri atas bantuan pendidikan dari LPDP yang merupakan uang dari pajak rakyat. Warga net lalu mengulik kehidupan Tyas. 
 
Rupanya, suaminya, Arya Iwantoro, juga merupakan penerima LPDP dan belum menjalankan kewajiban kontribusi di Indonesia setelah lulus studi. 
 
Belakangan, Tyas meminta maaf atas ucapannya. Dia menyadari kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai WNI.
 
Untuk itu, Tyas mengakui kesalahannya dan memahami dampak dari pernyataan tersebut tetap menjadi tanggung jawabnya. "Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi," tulis Tyas di akun Instagramnya @sasetyaningtyas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan