Jakarta: Pernahkah Sobat Medcom membayangkan ada hewan yang hidup di sela-sela pohon, di balik rimbunnya dedaunan, atau bahkan di area yang jarang terjamah manusia? Ternyata di baliknya terdapat kehidupan rahasia dari hewan mamalia yang ukurannya sangat kecil.
Mereka bergerak secepat kilat, nyaris tak terlihat oleh mata telanjang, serta menghabiskan seluruh hidupnya di keheningan hutan. Keberadaan mereka sering kali luput dari perhatian, tertutup oleh kemegahan hewan-hewan besar seperti gajah atau harimau.
Hewan kecil ini bukan sekadar tikus kecil biasa, melainkan hewan yang punya cara unik untuk bertahan hidup di alam bebas. Dengan ukuran tubuh yang hanya beberapa sentimeter, mereka harus menghadapi tantangan alam yang luar biasa setiap harinya.
Suhu dingin bisa dengan cepat merenggut nyawa mereka dan setiap tetes air hujan bisa terasa seperti hantaman badai bagi tubuh yang begitu ringan. Namun, di tempat itulah mereka justru menemukan tempat paling aman dari jangkauan predator.
Ingin tahu apa saja hewannya? Yuk, kita kulik daftar mamalia terkecil di dunia yang hidup di tempat-tempat tersembunyi. Berikut daftarnya yang dikutip dari laman National Geographic Indonesia.
Mamalia terkecil di dunia
1. Possum Kerdil (Cercartetus nanus)
Hewan kecil ini termasuk ke dalam keluarga marsupial dan masih bersaudara dengan wombat, setan Tasmania, serta koala. Possum kerdil memiliki panjang sekitar 2-4 inci dan berat 10-45 gram. Hewan ini menghuni hutan Australia, Papua Nugini, dan Indonesia.
Possum kerdil merupakan hewan yang aktif di malam hari dan mahir bergelantungan di pohon menggunakan ekornya. Uniknya, saat musim dingin, mereka melakukan hibernasi dengan meringkuk seperti bola dan bertahan hidup hanya dari cadangan lemak di ekornya.
2. Shrew Mole Amerika (Neurotrichus gibbsii)
Tikus mol banyak ditemukan di hutan lembap bagian barat Amerika Serikat dan barat daya British Columbia. Hewan ini memiliki berat yang sangat ringan, yaitu sekitar dua sen Amerika dan panjang sekitar dua setengah inci.
Berbeda dengan tikus mol pada umumnya yang terus berada di bawah tanah, spesies ini lebih aktif mencari makan di permukaan tanah dan bahkan bisa memanjat semak-semak untuk berburu serangga menggunakan moncong panjangnya.
3. Jerboa Kerdil (Salpingotulus michaelis)
Tikus asal Pakistan dan Afghanistan ini sempat viral karena bentuknya yang menyerupai kangguru mini. Dengan berat hanya 3 gram, jerboa kerdil memiliki ekor yang sangat panjang hingga lima kali lipat panjang tubuhnya. Hewan ini sangat ikonik, bahkan spesies Jerboa Efrat pernah diabadikan dalam prangko resmi di Afghanistan.
4. Celurut Etruska (Suncus etruscus)
Dengan bobot sekitar 2 gram, celurut ini adalah mesin metabolisme yang gila. Jantungnya berdetak 1.500 kali per menit, dan harus makan dua kali lipat dari berat tubuhnya setiap hari agar tidak mati kelaparan. Celurut Etruska tersebar di area lembap mulai dari Eropa Selatan hingga Afrika Utara.
5. Kelelawar Bumblebee (Craseonycteris thonglongyai)
Memegang gelar mamalia terkecil di dunia, beratnya hanya 2 gram dengan ukuran tubuh sebesar lebah besar. Ditemukan di gua-gua kapur Thailand dan Myanmar, spesies langka ini kini terancam punah akibat rusaknya habitat dan gangguan aktivitas pariwisata.
Itulah daftar mamalia terkecil di dunia dengan segala keunikannya. Meski sering luput dari pandangan manusia, peran mereka terhadap keseimbangan ekosistem sangat nyata.
Selain itu, kita juga diharapkan untuk lebih peduli terhadap makhluk-makhluk kecil yang berbagi tempat tinggal dengan kita di bumi ini. Semoga ulasan ini menambah wawasan Sobat Medcom, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di