Simpanse dan Bonobo. DOK Times of India
Simpanse dan Bonobo. DOK Times of India

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Unik Simpanse dan Bonobo, 'Sepupu' Manusia

Renatha Swasty • 21 Januari 2026 19:03
Jakarta: Manusia ternyata memiliki dua kerabat terdekat di dunia hewan yang berbagi sekitar 98 persen DNA yang sama dengan kita. Mereka adalah Simpanse dan Bonobo.
 
Meski sekilas terlihat kembar identik, kedua primata ini sebenarnya adalah spesies yang sangat berbeda. Ibarat kakak-adik dengan kepribadian yang bertolak belakang, Simpanse dan Bonobo memiliki cara hidup, struktur sosial, hingga ciri fisik yang unik.
 
Melansir Times of India, berikut perbedaan mendasar antara kedua spesies genus Pan ini yang perlu kamu ketahui:

Perbedaan Simpanse dan Bonobo

1. Si Kekar vs Si Ramping

Perbedaan fisik keduanya bisa dilihat jika diamati dengan jeli. Simpanse memiliki tubuh yang lebih besar, berotot, dan kekar. Wajah mereka saat muda berwarna terang dan akan menggelap seiring bertambahnya usia.

Sebaliknya, Bonobo memiliki perawakan lebih ramping dan kaki yang panjang. Ciri khas paling mudah untuk mengenali Bonobo adalah bibir mereka berwarna merah muda (pink) cerah serta wajah yang sudah berwarna gelap sejak lahir.

2. Karakter 'Alpha Male' vs 'Girl Power'

Perbedaan paling mencolok terletak pada struktur sosial mereka. Masyarakat Simpanse bersifat patriarki atau didominasi oleh pejantan (alpha male). Mereka cenderung agresif dalam menjaga wilayah dan tak ragu menggunakan kekuatan fisik atau intimidasi untuk bersaing memperebutkan pasangan.
 
Sangat berbeda dengan Bonobo yang menganut sistem matriarki. Kelompok Bonobo dipimpin oleh para betina dan dikenal jauh lebih damai. Jika Simpanse menyelesaikan konflik dengan kekerasan, Bonobo menyelesaikan masalah dan meredakan ketegangan melalui interaksi sosial dan kasih sayang.
   

3. Lokasi dan Pola Makan

Simpanse adalah petualang yang tersebar luas di 12 negara Afrika (Barat, Tengah, dan Timur). Mereka juga dikenal sebagai pemburu yang sesekali memakan daging, bahkan memburu monyet kecil lain untuk mempertegas status sosial.
 
Sementara itu, Bonobo adalah spesies yang lebih "eksklusif". Mereka hanya dapat ditemukan di satu wilayah di dunia, yaitu di Cekungan Sungai Kongo, Republik Demokratik Kongo. Bonobo lebih banyak menghabiskan waktu dengan diet vegetarian seperti buah, daun, dan bunga, meski sesekali memakan daging dalam jumlah kecil.

4. Gaya Komunikasi

Cara mereka "berbicara" berbeda. Simpanse memiliki suara lebih berat (low-pitched) berupa gonggongan atau geraman untuk menunjukkan dominasi atau kewaspadaan.
 
Sedangkan Bonobo berkomunikasi dengan suara nada tinggi (high-pitched) seperti jeritan halus. Suara ini biasanya digunakan saat mereka bermain atau mempererat ikatan sosial antaranggota kelompok.

5. Sama-Sama Terancam Punah

Terlepas dari perbedaan unik tersebut, kedua "sepupu" manusia ini menghadapi ancaman yang sama. International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan keduanya dalam kategori terancam punah (Endangered).
 
Kerusakan habitat akibat perluasan wilayah perkotaan, perburuan liar, dan perubahan iklim menjadi musuh utama kelestarian mereka saat ini. Memahami perbedaan dan perilaku mereka menjadi penting dalam upaya konservasi agar generasi mendatang masih bisa melihat kerabat terdekat manusia ini di alam liar. (Sultan Rafly Dharmawan)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan