Kepastian pencalonan ini disampaikan langsung oleh pihak Istana pada Senin, 10 Agustus 2026. Langkah ini diambil setelah posisi puncak di bank sentral tersebut kosong. "Namanya tunggal satu nama Bu Destry Damayanti," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dikutip dari Metrotvnews.com, Senin, 10 Agustus 2026.
Selain nama Destry, dalam surat yang diajukan ke DPR, Presiden juga turut mencantumkan nama pejabat lain yang akan mengisi kursi calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Menggantikan Perry Warjiyo
Saat ini, Destry Damayanti memegang posisi sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI. Ia memegang kendali kepemimpinan setelah Perry Warjiyo memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Gubernur BI pada Senin, 27 Juli 2026.Tepat pada hari mundurnya Perry, Destry langsung merapat dan menghadap Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan strategis pada 27 Juli 2026 tersebut dilakukan khusus untuk berkoordinasi langkah ke depan setelah ia resmi menggantikan Perry Warjiyo.
Sebagai nakhoda baru bank sentral, Destry memastikan bahwa transisi kepemimpinan tidak akan mengganggu kinerja lembaga. Ia menjamin BI akan tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.
"BI tetap menjaga stabilitas keuangan, tetap nilai tukar tetap jadi prioritas kita juga," kata Destry.
Rekam Jejak Mentereng Lulusan UI dan Cornell
Lahir di Jakarta pada tahun 1963, Destry bukanlah nama baru di kancah makroekonomi dan perbankan nasional. Fondasi akademiknya dibangun kuat; ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) sebelum akhirnya terbang ke Amerika Serikat untuk memperoleh gelar Master of Science dari Field of Regional Science Cornell University, New York.Kariernya melesat melalui berbagai posisi strategis, baik di ranah riset, perbankan, hingga pemerintahan:
- 2000–2003: Memulai karier bergengsi sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia.
- 2005–2006: Menjadi peneliti sekaligus pengajar di almamaternya, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
- 2005–2011: Dipercaya sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas.
- 2011–2015: Melangkah ke posisi Kepala Ekonom Bank Mandiri.
- 2014–2015: Menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian BUMN.
- 2015–2019: Menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Kiprah Berkelanjutan di Bank Indonesia
Dedikasi Destry di Bank Indonesia telah teruji. Sebelum ditunjuk sebagai Pjs Gubernur BI, ia telah menduduki kursi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia selama dua periode beruntun.Periode pertamanya (2019-2024) disahkan melalui Keputusan Presiden RI No.74/P Tahun 2019 pada 29 Juli 2019, di mana ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019. Kepercayaan pemerintah berlanjut saat ia kembali ditetapkan untuk periode kedua (2024-2029) berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tertanggal 10 Juli 2024, dan kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.
Kini, dengan rekam jejak dan pengalaman lintassektor yang solid, Destry Damayanti bersiap menghadapi tahapan selanjutnya di DPR untuk menduduki posisi Gubernur Bank Indonesia secara definitif.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda