Pendaftaran STMKG 2026. Foto: STMKG
Pendaftaran STMKG 2026. Foto: STMKG

Spill Jadwal dan Syarat Daftar STMKG 2026: Siap-siap Tembus Jadi Taruna BMKG

Citra Larasati • 15 Agustus 2026 14:20
Ringkasnya gini..
  • STMKG segera membuka Penerimaan Taruna Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027.
  • Penerimaan ini dibuka untuk memenuhi kebutuhan CPNS di lingkungan BMKG.
  • Biaya pendidikan selama menjalani studi di STMKG sepenuhnya ditanggung oleh negara.
Jakarta: Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) segera membuka Penerimaan Taruna Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027. Penerimaan ini dibuka untuk memenuhi kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
 
Buat Sobat Medcom yang tertarik masuk sekolah kedinasan, ada sejumlah informasi penting yang perlu diketahui. Mulai dari kuota dan pilihan program studi, persyaratan, jadwal pendaftaran, hingga tahapan seleksi.
 
Berikut informasi lengkap Penerimaan Taruna Baru STMKG 2026/2027 yang perlu kamu ketahui. Simak selengkapnya.

Kuota dan program studi

Berdasarkan pengumuman BMKG Nomor e.B/HM.01.02/007/SU/VIII/2026. STMKG menyediakan 130 formasi bagi taruna/taruni jenjang Diploma IV.

Berikut rincian program studi dan kuotanya:

  1. Meteorologi: 50 formasi
  2. Klimatologi: 25 formasi
  3. Geofisika: 25 formasi
  4. Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 30 formasi
Formasi tersebut terdiri atas Formasi Nasional dan Formasi Afirmasi. Formasi Nasional dapat diikuti peserta dari seluruh wilayah Indonesia.

Sedangkan, Formasi Afirmasi diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP), Non-OAP, serta peserta dari sejumlah daerah afirmasi, yakni Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.

Syarat calon taruna/taruni

Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi calon peserta, yakni:
  1. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia;
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D, dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi;
  3. Umur tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada tanggal 1 November 2026;
  4. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan;
  5. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan;
  6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
  7. Tinggi badan minimal 155 cm untuk Pria dan 150 cm untuk Wanita, dengan berat badan seimbang;
  8. Bersedia bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  9. Khusus untuk peserta afirmasi terdapat syarat tambahan sebagai berikut;
  10. Memiliki akta kelahiran atau domisili sesuai identitas Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku;
  11. Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Pertama (SMP)/yang sederajat, atau Sekolah Menengah Atas (SMA)/yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku;
  12. Bagi peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP) mendapatkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Selain persyaratan tersebut, peserta juga harus lulus atau akan lulus SMA/MA/SMK atau sederajat dari semua jurusan. Bagi lulusan tahun 2026 yang ijazahnya belum diterbitkan, peserta wajib melampirkan Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Aktif di Kelas XII.

Syarat Diterima Sebagai Taruna/Taruni

  1. Memenuhi seluruh persyaratan administrasi;
  2. Mempunyai ijazah SMA/MA/SMK, atau sederajat;
  3. Lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai ketentuan;
  4. Lulus Seleksi Lanjutan yang terdiri dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Kebugaran, Kesehatan, dan Wawancara sesuai ketentuan.

Cara daftar dan jadwal seleksi

Pendaftaran PTB STMKG 2026 dilakukan secara daring melalui dua portal, yakni laman resmi PTB STMKG dan Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Berikut tahapan seleksinya:

  • Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026 melalui laman simas.stmkg.ac.id/spmbfront dan sscasn.bkn.go.id.
  • Pendaftaran dan seleksi administrasi.
  • Bagi peserta yang memenuhi persyaratan dapat melaksanakan pendaftaran secara
  • daring dengan prosedur sebagai berikut:
  1. Peserta hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan pada
  2. Kementerian/Lembaga dan apabila peserta diketahui mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur;
  3. Peserta log in ke Sistem Penerimaan Taruna Baru STMKG (PTB STMKG) pada laman https://simas.stmkg.ac.id/spmbfront/;
  4. Peserta membuat akun pada Sistem PTB STMKG dan mengisi isian yang tertera sesuai dengan data diri peserta sampai muncul kode billing pembayaran untuk pendaftaran STMKG sebesar Rp75.000,00 (tujuh puluh lima ribu rupiah) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika;
  5. Setelah pembayaran berhasil, peserta menyimpan dan mengunggah bukti pembayaran pada laman https://sscasn.bkn.go.id/;
  6. Peserta mengakses portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) pada laman https://sscasn.bkn.go.id/ lalu membuat akun dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK), dengan terlebih dahulu menyiapkan dokumen-dokumen antara lain:
  7. Bukti pembayaran pendaftaran STMKG sebesar Rp75.000,00 (tujuh puluh lima ribu rupiah);
  8. Pas foto terbaru dengan latar belakang MERAH; format JPG; maksimal 500 KB;
  9. KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau KK (Kartu Keluarga) atau KIA (Kartu Identitas Anak), atau Surat Keterangan dari Dukcapil; format JPG; maksimal 500 KB. [Catatan: lokasi kelahiran atau domisili di lokasi provinsi afirmasi yang dilamar];
  10. Ijazah SMA/MA/SMK, atau Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Aktif di Kelas XII, atau Rapor Kelas XII Semester I; format PDF; maksimal 1000 KB. [Catatan: Bagi peserta Afirmasi, wajib menempuh SD atau SMP atau SMA yang berlokasi di Lokasi Provinsi Afirmasi yang dilamar];
  11. Peserta Afirmasi Daerah mengunggah Akta Kelahiran dan/atau KK;
  12. Peserta Afirmasi OAP mengunggah Akta Kelahiran dan/atau KK, dan Surat Keterangan OAP yang dikeluarkan oleh Majelis Rakyat Papua (MRP) dengan stempel basah; format PDF; maksimal 2000 KB. [Catatan: Peserta Afirmasi diwajibkan memiliki lokasi kelahiran atau domisili tinggal di Provinsi Afirmasi yang dilamar dan untuk Peserta Afirmasi OAP juga WAJIB menunjukkan Surat Keterangan OAP]. Log in kembali ke portal SSCASN dengan menggunakan NIK dan kata sandi yang telah didaftarkan;
  13. Memilih Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) pada menu pilihan sekolah kedinasan dan melengkapi data/dokumen yang menjadi persyaratan;
  14. Memeriksa Resume dan mencetak Bukti Pendaftaran;
  15. Peserta yang keberatan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi dapat mengajukan sanggahan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari terhitung sejak hasil seleksi administrasi diumumkan;
  16. Sanggahan sebagaimana dimaksud diajukan melalui laman SSCASN
  17. https://sscasn.bkn.go.id/;
  18. Panitia Seleksi dapat menerima atau menolak alasan sanggahan yang diajukan oleh
  19. peserta;
  20. Panitia Seleksi dapat menerima alasan sanggahan apabila kesalahan bukan berasal
  21. dari peserta;
  22. Panitia Seleksi dapat menolak alasan sanggahan sebagaimana dimaksud apabila kesalahan berasal dari peserta;
  23. Dalam hal alasan sanggahan peserta sebagaimana dimaksud di atas adalah diterima, Panitia Seleksi akan mengumumkan ulang hasil seleksi administrasi.

Biaya seleksi

Dalam proses penerimaan ini, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp75 ribu. Selain itu, terdapat biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100 ribu dan biaya Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebesar Rp100 ribu.
 
Seluruh biaya yang berkaitan dengan proses seleksi hingga pendaftaran ulang menjadi tanggung jawab peserta. Sementara itu, biaya pendidikan selama menjalani studi di STMKG sepenuhnya ditanggung oleh negara.
 
Untuk informasi lebih lengkapnya, kamu dapat mengakses melalui link ini: https://ptb.stmkg.ac.id/pengumuman/pengumuman-ptb-stmkg-tahun-akademik-20262027.
 
Nah, itu dia informasi mengenai Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun Akademik 2026/2027. Yuk, buruan daftar ya!
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan