TKA SD 2026. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
TKA SD 2026. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Dapodik Tidak Selaras, TKA Bisa Terkendala

Ilham Pratama Putra • 28 April 2026 06:52
Ringkasnya gini..
  • Dapodik bukan sekadar data kondisi sekolah
  • Dapodik bisa menjadi acuan untuk menetapkan kebijakan bagi sekolah
  • Jika sekolah kekurangan infrastruktur laptop atau komputer, Dapodik bisa menjadi acuan pemerintah untuk memberikan bantuan
Jakarta: Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah  (Kemendikdasmen), Toni Toharudin menekankan pentingnya penyelarasan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sekolah diharapkan secara berkala melakukan pembaruan Dapodik. 
 
Bahkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti kata dia menyampaikan pesan tersebut secara langsung ke sekolah. Pesan itu disampaikan saat mengunjungi SDN Cipayung 01 Ciputat. 
 
"Agar updating Dapodik dilakukan sesuai kondisi nyata. Harus selalu terupdate karena menyangkut data pokok sekolah," kata Toni kepada Medcom.id, Kamis 27 April 2026. 

Kompetensi operator Dapodik di sekolah pun menjadi perhatian. Operator harus terus mengalami peningkatan kompetensi. 
 
Baca juga: Jadwal TKA SD 2026 Lengkap dengan Sesi Ujian, Wajib Catat!

 
"Agar Dapodik menjadi sumber data yang valid dalam penetapan kebijakan mutu," terangnya. 
 
Dapodik yang selaras dengan kondisi nyata di sekolah kata dia bisa berpengaruh terhadap TKA. Utamanya dari segi infrastruktur penunjang pelaksanaan TKA seperti komputer atau laptop. 
 
Di SDN Cipayung 01 Ciputat, diakui jika infrastruktur TKA masih minim. Hanya terdapat 30 laptop yang ada di sekolah untuk 89 peserta TKA 2026 di sekolah tersebut. 
 
"Karena itu, siswa ikut TKA di sekolah kami ini bergantian, kita atur gelombangnya," kata Operator SDN Cipayung 01 Ciputat, Alfin Fathurrahman. 
 
Kepala Sekolah SDN Cipayung 01, Lina Marlina Ciputat menjelaskan pihak sekolah pun mesti meminjam laptop para guru untuk TKA tabun ini. Termasuk ke sekolah yang sudah selesai menjalankan TKA. 
 
"Kita pinjam sama guru yang punya dan punya sekolah. Itu juga belum mencukupi. Akhirnya kita pinjam ke sekolah terdekat nih yang sudah," kata Lina.
 
Ke depan kata dia, pesan dari Mendikdasmen Abdul Mu'ti untuk penyelarasan Dapodik akan dijalankan. Agar pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan sekolah seperti laptop atau komputer untuk menunjang TKA. 
 
Baca juga: Mendikdasmen: Jangan Cari Sensasi dengan Update Status TKA

Lebih lanjut, untuk keberlangsungan TKA secara menyeluruh, Lina mengaku pelaksanaan TKA berjalan lancar. Para siswa sangat siap mengukuti TKA 2026. 
 
Seluruh rangkaian pra-TKA sudah dijalankan dengan baik. Seperti sosialisasi hingga melakukan gladi bersih. 
 
"Bahkan dua hari sebelum pelaksanaan itu operator kita minta di sekolah untuk memastikan jaringan internet berjalan lancar," ungkap Lina. 
 
Ia pun menekankan jika TKA sangat penting bagi siswa. Nilai TKA bisa menjadi tolak ukur kemampuan siswa secara nasional hingga kemungkinan menjadi penunjang penerimaan siswa baru di jenjang pendidikan selanjutnya. 
 
"Ya TKA kan memang tidak diwajibkan, tapi kami menganjurkan. Ke orang tua juga selalu kami sampaikan ini hasil belajar anak kita yang sesungguhnya, jadi tidak masalah kalau nilainya rendah," pungkasnya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan