Jakarta: Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah yang memiliki makna khusus bagi umat Islam. Bulan ini dikenal sebagai bulankarena menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Memasuki Rabiul Awal dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah, doa, dan sholawat sebagai bentuk rasa syukur serta kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Salah satu bacaan yang dapat diamalkan untuk menyambut Rabiul Awal adalah doa yang diijazahkan oleh Habib Umar bin Hafidz.
Kapan Rabiul Awal 1448 H
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan awal bulan Rabiul Awal jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026. Hasil ini berdasarkan rukyatul hilal pada Kamis, 13 Agustus 2026 M.
Doa Menyambut Bulan Rabiul Awal
Doa menyambut Rabiul Awal berisi permohonan kepada Allah SWT agar bulan yang akan datang membawa kebaikan bagi negeri dan umat, serta dijauhkan dari berbagai bencana dan kerusakan.Berikut bacaan doanya:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي خَاتِمَةِ شَهْرِنَا هَذَا، وَأَقْدِمْ عَلَيْنَا رَبِيعَ الأَوَّلِ بِصَلَاحِ الْبِلَادِ وَالْعِبَادِ، وَدَفْعِ الْبَلَاءِ وَالْفَسَادِ، وَتَفْرِيجِ كُرَبِ أُمَّةِ حَبِيبِكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَافِي وَالْبَادِ، يَا كَرِيمُ يَا جَوَادُ
Latin
Allaahumma baariklanaa fii khaatimati syahrinaa haadzaa, wa aqdim 'alainaa rabi'il awwali bishalaahil bilaadi wal 'ibaad, wa daf'il balaa'i wal fasaad, wa tafriiji kurabi ummati habiibika muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallama fil khaafii wal baad, yaa kariimu yaa jawwaad.
Artinya
“Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan kami ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awal dengan kebaikan bagi negeri dan para hamba. Jauhkanlah kami dari bencana dan kerusakan, serta lapangkanlah kesusahan umat kekasih-Mu, Nabi Muhammad SAW, baik yang tersembunyi maupun yang tampak. Wahai Zat Yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan.”
Doa tersebut dapat diamalkan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar bulan Rabiul Awal membawa keberkahan, keselamatan, dan kebaikan bagi umat.
Sholawat Menyambut Rabiul Awal
Selain doa tersebut, terdapat pula bacaan sholawat yang dapat diamalkan untuk menyambut bulan Rabiul Awal.
Berikut bacaannya:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ شُكْرًا، وَلَكَ الْمَنُّ فَضْلًا، وَنَسْتَغْفِرُكَ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، صَلِّ وَسَلِّمْ عَدَدَ عِلْمِكَ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ وَحَبِيبِكَ، السَّيِّدِ الْمَعْصُومِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَأَهْلِ مَحَبَّتِهِ، وَأَصْلِحْ شُؤُونَ أُمَّتِهِ وَفَرِّجْ عَنَّا الْهُمُومَ وَالْغُمُومَ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ
Latin
Allahumma laka al-hamdu, syukran, wa laka al-mannu fadlan. Wanastaghfiruka, ya Hayyu ya Qayyum. Shalli wa sallim 'adada 'ilmika 'ala 'abdika wa rasulika wa habibika, as-sayyid al-ma'sum sayyiduna Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa ahli muhabbatihi. Wa ashlih syu'una ummatihi wa farrij 'anna al-humuma wal-ghumum. Ya Hayyu ya Qayyum.
Artinya
“Ya Allah, bagi-Mu segala puji, rasa syukur, dan segala anugerah. Kami memohon ampun kepada-Mu, wahai Yang Maha Hidup lagi Maha Memelihara. Limpahkanlah sholawat dan salam sebanyak ilmu-Mu kepada hamba, rasul, dan kekasih-Mu, Sayyidina Muhammad, beserta keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang mencintainya. Perbaikilah urusan umatnya dan hilangkanlah dari kami segala kesedihan serta kesusahan. Wahai Yang Maha Hidup lagi Maha Memelihara.”
Rabiul Awal Jadi Momentum Memperbanyak Sholawat
Rabiul Awal kerap dikaitkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Karena itu, kedatangan bulan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.Selain mengamalkan doa dan sholawat, umat Islam dapat mengisi Rabiul Awal dengan berbagai amal kebaikan. Misalnya, membaca Al-Qur'an, bersedekah, memperbanyak zikir, serta mempelajari keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Menyambut Rabiul Awal dengan memperbanyak doa dan sholawat diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda